Krisis Iklim Jadi Tantangan Mendesak, Bank DBS Dorong Transformasi Keberlanjutan dan Dekarbonisasi
JAKARTA, investortrust.id - Saat ini krisis iklim menjadi tantangan besar bagi berbagai pihak, termasuk industri perbankan. Sebagai upaya untuk menekan hal tersebut, Bank DBS berperan aktif dalam mendorong transformasi keberlanjutan dan dekarbonisasi melalui berbagai inisiatif environmental, social, and governance (ESG).
Hal tersebut seperti diungkapkan Deputy CEO & Group Head of Institutional Banking DBS Bank Tan Su Shan, dalam acara Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024.
“Para ilmuwan mengatakan bahwa kita memiliki anggaran karbon total (jumlah emisi yang dapat kita masukkan ke atmosfer) sekitar 2.900 giga ton, untuk memiliki kesempatan membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat celcius dibandingkan dengan tingkat sebelum industri,” ujarnya, dalam keterangannya, Senin (9/9/2024).
Baca Juga
5 Tips dari Bank DBS ini Bisa Dicoba Agar Tak Bosan dalam Menabung
Menurutnya, saat ini Bank DBS telah melepaskan 2.600 giga ton karbon ke atmosfer. Jika tidak mengurangi jumlah jumlah karbon saat ini, maka bumi dihadapkan pada peningkatan suhu lebih dari dua derajat celcius yang akan memberikan dampak buruk baik bagi sosial maupun ekonomi.
Untuk itu, lanjut Tan Su Shan, Bank DBS melakukan berbagai upaya. Misalnya di Singapura, Bank DBS telah menerapkan pajak karbon (saat ini sebesar SGD 25 per ton, dan akan meningkat menjadi 50 hingga 80 SGD per ton pada 2030), menyusun 2030 Singapore Green Plan, dan Mewajibkan pengungkapan keberlanjutan yang selaras dengan International Sustainability Standards Board (ISSB) untuk perusahaan-perusahaan besar yang terdaftar dan tidak terdaftar.
“Bank DBS juga mendorong inovasi keuangan, contohnya, bekerja sama dengan mitra global dan regional dalam sebuah koalisi baru yang disebut TRACTION yang berfokus pada penciptaan instrumen pembiayaan baru yang dapat membantu penghentian penggunaan pembangkit listrik tenaga batu bara secara dini dan terkelola,” katanya.
Baca Juga
Dorong Pembiayaan Kendaraan Listrik, Bank DBS Resmi Gabung Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik
Selain itu, dikatakan dia, Bank DBS juga sangat aktif terlibat dengan para nasabah dan telah memberikan pembiayaan berkelanjutan dalam jumlah yang sangat signifikan untuk mendukung mereka dalam perjalanan transisi.
“SGD 70 miliar (pembiayaan berkelanjutan) pada akhir tahun 2023,” ucap Tan Su Shan.

