Pabrik Mobil Listrik AION di Indonesia Bakal Mulai Produksi Awal 2025
JAKARTA, investortrust.id - Pabrikan mobil listrik asal China AION memastikan fasilitas produksi atau pabriknya di Indonesia akan diresmikan pada tahun depan atau 2025.
Sebagai catatan, pabrikan yang tergabung dalam Guangzhou Automobile Group Co., Ltd (GAC Group) itu merupakan pemain baru mobil listrik yang mencoba peruntungannya di Tanah Air. Produknya dipasarkan melalui kerja sama dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil Group).
CEO AION Indonesia Andry Ciu mengatakan pabrik AION di Indonesia berlokasi di Cikampek, Jawa Barat. Jika semua berjalan dengan baik dan lancar, pabrik manufaktur AION akan diresmikan pada kuartal I-2025 mendatang.
Baca Juga
Sudah Uji Tembak, Baterai Mobil Listrik AION Punya Keunggulan Ini
“Dengan kehadiran pabrik ini, kami yakin AION Indonesia dapat menghadirkan produk EV kelas dunia untuk Indonesia dan pasar utama di kawasan ASEAN lainnya, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima Investortrust pada Jumat (26/7/2024).
Adapun, untuk unit yang dipasarkan saat ini adalah unit yang diimpor secara utuh atau completely built up (CBU) dari China. Ciu memastikan konsumen yang sudah melakukan pemesanan akan menerima unitnya tepat waktu seiring dengan pengiriman 500 unit AION Y Plus ke Indonesia.
Lebih lanjut, estimasi yang disampaikan oleh Ciu sedikit molor dari estimasi yang disampaikan oleh Head of Marketing AION Indonesia Metta Yunita. Dia menyebut pabrik AION di Cikampek ditargetkan akan beroperasi mulai kuartal-IV 2024 dengan kapasitas produksi awal mencapai 50.000 unit per tahun.
Baca Juga
Persaingan Mobil Listrik Makin Ketat, AION Hadirkan Sedan Listrik Kompak dengan Harga Terjangkau
Pabrik yang nilai investasinya masih dirahasiakan itu untuk tahap awal disiapkan untuk memproduksi AION Y Plus. Mobil listrik tersebut memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 40% dan akan ditingkatkan hingga 60% secara bertahap.
Metta menjelaskan saat ini AION menghadirkan tiga model mobil listrik di Indonesia. Selain AION Y Plus, tersedia AION ES dan AION Hypetech HT yang seluruhnya berkapasitas maksimal lima penumpang.
Pabrik di Cikampek menjadi pabrik kedua AION di Indonesia. Belum lama ini, AION mulai mengoperasikan pabriknya di Thailand, tepatnya kawasan industri di Provinsi Rayong. Pabrik ini ditargetkan dapat memproduksi sebanyak 50.000 unit kendaraan listrik setiap tahunnya.
Product Expert AION South East Asia Xu Zhiao Yu mengatakan bahwa memasarkan mobil listrik di Indonesia bukan hal yang mudah. Sebab, masyarakat Indonesia masih belum sepenuhnya bisa menerima kehadiran kendaraan dengan teknologi baru itu.
Baca Juga
Pabrikan Mobil Listrik AION Mau Boyong MPV 7 Penumpang ke Indonesia
Demikian halnya dengan infrastruktur pendukung operasional kendaraan listrik seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang belum merata di banyak daerah.
Walaupun demikian, pihaknya tidak akan menyerah dan menghadirkan opsi mobil non-listrik untuk mengakomodasi masyarakat Indonesia yang belum bisa menerima kehadiran mobil listrik.
“Kami fokus ke kendaraan listrik, kami percaya kendaraan listrik adalah alternatif masa depan untuk masyarakat Indonesia. Platform kendaraan kami adalah murni dikembangkan untuk kendaraan listrik bukan platform kendaraan konvensional dikembangkan menjadi kendaraan listrik,” ujarnya ketika ditemui di Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2024 yang digelar di ICE-BSD, Tangerang, Selasa (23/7/2024) lalu.

