Sudah Uji Tembak, Baterai Mobil Listrik AION Punya Keunggulan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Pabrikan mobil listrik asal China AION memastikan baterai yang digunakan di seluruh mobil listrik AION tidak mudah terbakar atau bahkan meledak ketika terpapar suhu panas atau api.
Head of Product Training AION South East Asia Xu Zhiao Yu mengatakan seluruh mobil listrik yang diproduksi oleh AION sudah mengadopsi teknologi magazine battery dengan standar keamanan tinggi. Tentu saja, baterai dengan teknologi tersebut sudah melalui berbagai macam uji coba.
“Kami menawarkan mobil listrik dengan teknologi magazine battery dengan standar keamanan tinggi. Saat ini, kami sudah menjual 1 juta unit lebih didunia mobil listrik yang menggunakan magazine battery,” katanya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 yang digelar di ICE-BSD, Tangerang, Selasa (23/7/2024).
Baca Juga
Persaingan Mobil Listrik Makin Ketat, AION Hadirkan Sedan Listrik Kompak dengan Harga Terjangkau
Yu mengungkapkan uji coba baterai yang mengusung teknologi tersebut terbilang ekstrem. Uji coba yang dilakukan oleh AION termasuk uji tembak menggunakan senjata api dan merendam baterai tersebut ke dalam air dengan kedalaman tertentu.
“Baterai ini jauh lebih kuat dibandingkan dengan baterai mobil listrik konvensional pada umumnya. Lebih tahan terhadap panas dengan daya serap (panas) lebih baik,” ujarnya.
Selain lebih tahan terhadap panas, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai dari 0-100% hanya 45 menit. Kemudian baterai berteknologi magazine battery dari AION juga jauh lebih ringan dan ringkas sehingga membuat bobot mobil jauh lebih ringan.
Baca Juga
Pabrikan Mobil Listrik AION Mau Boyong MPV 7 Penumpang ke Indonesia
Pengembangan teknologi magazine battery sejalan dengan pengembangan platform mobil listrik AION. Yu mengeklaim seluruh mobil listrik yang diproduksi oleh AION adalah murni platform mobil listrik, bukan hasil modifikasi atau pengembangan dari mobil konvensional dengan bahan bakar minyak (BBM).
“Platform kendaraan kami adalah murni dikembangkan untuk kendaraan listrik bukan platform kendaraan konvensional dikembangkan menjadi kendaraan listrik,” tegasnya.
Sebagai catatan, pabrikan yang tergabung dalam Guangzhou Automobile Group Co., Ltd (GAC Group) itu merupakan pemain baru mobil listrik yang mencoba peruntungannya di Tanah Air. Produknya dipasarkan melalui kerja sama dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil Group).
Baca Juga
Astra Financial Talk GIIAS 2024: Tingkatkan Inklusi Keuangan Lewat Aneka Produk Digital
Saat ini, AION memasarkan tiga model mobil listriknya di Indonesia, yakni AION ES, AION Y Plus, dan AION Hypetech HT yang seluruhnya diimpor secara utuh dari pabrik AION di China.

