Kurangi Limbah Produk, Unilever (UNVR) Daur Ulang 56.159 Ton Sampah Plastik Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengungkapkan solusi untuk mengurangi limbah yang dihasilkan perusahaan. Salah satunya dengan mengolah sampah plastik dari produk UNVR maupun sampah plastik lainnya.
Direktur UNVR, Ainul Yaqin, mengatakan, di Indonesia, Unilever telah mengumpulkan dan memproses lebih banyak sampah plastik daripada yang perusahaan jual.
Pada tahun 2023, Unilever berhasil mengumpulkan dan memproses 56.159 ton sampah plastik. “Secara global, kami telah mendirikan pusat research and development (R&D) pengemasan yang berfokus pada pengembangan teknologi pengemasan masa depan,” katanya dalam paparan publik UNVR, di Tangerang, Kamis (20/6/2024).
Baca Juga
Unilever (UNVR) Lego Aset Mesin Produksi Es Krim Rp 57 Miliar
Ainul menjelaskan, tim ini terdiri dari 50 ilmuwan material dan insinyur pengemasan profesional yang menggunakan solusi dan teknologi terbaru untuk membuka cara dan peluang baru dalam mengemas produk.
Hingga saat ini, Unilever telah melakukan lebih dari 50 uji coba daur ulang dan berkolaborasi dengan kelompok bisnis untuk menerapkan pembelajaran dari uji coba ini dan mengembangkan model yang paling menjanjikan.
Baca Juga
BEI Sebut Short Selling Akan Dongkrak Kinerja Pasar Saham, Begini Respons Pelaku Pasar
“Kita juga telah memperluas jaring daur ulang kita menjadi 800 jaring yang berisi produk dari merek seperti Sunlight, Rinso dan Wipol,” terang dia.
Kemudian, Ainul bilang, Unilever telah menghasilkan sekitar 4.000 sampah plastik dan memberikan penghargaan kepada publik, termasuk Dewan Pembangunan Ekonomi Nasional yang telah membantu mengumpulkan, mendaur ulang, dan mengembalikan kemasan bekas dan dalam beberapa kasus, melakukan uji coba untuk daur ulang. (CR-5)

