Elon Musk Sebut Harga Tenaga Surya Sudah Murah
NUSA DUA, investortrust.id - Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk, meyakini krisis air global yang melanda dunia saat ini bisa diatasi salah satunya dengan menggunakan tenaga surya. Apalagi saat ini harga pengoperasian tenaga surya disebutnya sudah murah.
“Jadi jika Anda melihat biaya tenaga surya lima tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu atau 20 tahun yang lalu, biayanya akan terlihat mahal. Namun biaya tenaga surya saat ini sangat rendah,” ujar Elon Musk saat bicara di Pembukaan World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Bali, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/5/2024).
Elon menerangkan, tenaga surya bisa menjadi energi yang efektif untuk desalinasi guna menyelesaikan permasalahan krisis air. Desalinasi sendiri merupakan proses menghilangkan kadar garam dari air sehingga air tersebut menjadi air bersih yang dapat dikonsumsi masyarakat.
Baca Juga
Bumi Terdiri Atas 70% Air, Elon Musk Yakin Krisis Air Bisa Diatasi
Selain harga tenaga surya yang kini sudah menjadi lebih murah, Elon Musk juga menyebut harga baterai untuk menyimpan energi pun turun drastis. Menurutnya, biaya penyimpanan listrik dengan baterai telah turun 10 kali lipat dalam lima tahun terakhir.
"Saya mendorong semua orang untuk melihat kembali biaya tenaga surya dan biaya baterai dan saya rasa Anda akan terkejut," ungkap dia.
Dipaparkan oleh Elon Musk bahwa untuk kebutuhan 1 gigawatt listrik dibutuhkan panel surya dengan luas 1 kilometer persegi. Maka dari itu, ia menilai pemanfaatan energi tersebut bisa menjadi solusi terbaik untuk mengatasi krisis air.
Baca Juga
Elon Musk: Starlink Bisa Tingkatkan Ekonomi Desa di Indonesia
"Jadi jika Anda menghitung secara kasar untuk memberi listrik pada Amerika Serikat, yang merupakan pengguna listrik terbesar, hanya membutuhkan kurang dari 200 kilometer kali 200 kilometer panel surya, yang akan memberi daya pada seluruh Amerika Serikat," terang Elon Musk.

