Bank DBS Indonesia Salurkan Rp 6,1 Triliun Pendanaan Hijau Tahun Lalu
JAKARTA, investortrust.id - Bank DBS Indonesia menyalurkan Rp 6,1 triliun untuk mendanai berbagai proyek hijau dan berkelanjutan kepada berbagai sektor. Sebut saja seperti otomotif, pangan dan pertanian, minyak dan gas, energi, serta lainnya.
Presiden Direktur Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong mengatakan, jumlah pendanaan tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen pihaknya dalam mentaati Peraturan Presiden (Perpres) No.18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.
”Lebih dari 30% dari pembiayaan ini dialokasikan untuk proyek energi terbarukan, sementara lebih dari 40% untuk membangun bangunan hijau yang memenuhi standar keberlanjutan,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (15/5/2024).
Baca Juga
Fitch Ratings Indonesia Beri Peringkat AAA Buat Bank DBS Indonesia
Hal ini, menurut Lim Chu Chong, sejalan dengan salah satu pilar berkelanjutan pihaknya, yaitu responsible banking. Pada pilar ini Bank DBS Indonesia berperan mendukung nasabah korporasi untuk bertransisi menuju model bisnis rendah karbon.
“Selain itu, mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam solusi pembiayaan, menjadi penasihat, serta membagikan wawasan tentang strategi mitigasi risiko dan adaptasi iklim untuk bersama-sama mencapai target net zero,” katanya.
Dalam menjalankan hal tersebut, dikatakan, Bank DBS Indonesia mengimbanginya dengan penerapan proses manajemen risiko yang kuat melalui peningkatan risiko lingkungan, sosial dan tata kelola (LST) atau environmental, social and governance (ESG).
Baca Juga
Bank DBS Indonesia Kucurkan Kredit Berkelanjutan untuk Indorama (INDR) US$ 10 Juta
Selain itu, Lim Chu Chong menambahkan, pihaknya juga selalu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam.
“Dengan langkah-langkah ini, Bank DBS Indonesia menjadi mitra keluarga yang bertanggung jawab dan memberikan solusi menyeluruh dalam merespon tantangan dan perubahan iklim yang ada,” ujarnya.

