Di Hannover Messe 2024, Menperin Agus Beberkan Langkah Strategis Kurangi Emisi Industri
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, kebijakan transisi energi Indonesia dalam mengurangi emisi di sektor industri harus dilaksanakan dengan mengutamakan sumber energi dan teknologi rendah karbon.
Selain itu, penting juga menjaga kesinambungan sumber daya, regenerasi sumber bahan baku, dan menggali potensi ekonomi yang belum dimanfaatkan. Dalam memperluas praktik ekonomi sirkular, salah satu fokusnya adalah pemanfaatan sisa konsumsi bahan baku industri.
“Ketika orang lain melihat residu sebagai gangguan atau tantangan, kami melihatnya sebagai peluang,” ucapnya di pameran teknologi industri Hannover Messe 2024, Jerman melalui keterangan tertulisnya, Jumat (26/4/2024).
Oleh karena itu, salah satu fokus Kemenperin adalah mengurangi kesenjangan antara kapasitas industri daur ulang dan sampah plastik daur ulang.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyampaikan, saat ini pemerintah mempersiapkan peta jalan net zero emisi Indonesia 2060, dengan sedikit pembaruan pada target pengurangan emisi
“Penurunan emisi ditargetkan mencapai hampir 129.000 juta ton CO2 pada tahun 2060,” ungkap Eniya.
Adapun, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman Arif Havas Oegroseno memaparkan, Indonesia dan Jerman memiliki hubungan yang erat dalam berbagai bidang, termasuk dalam upaya mengatasi perubahan iklim.
“Indonesia adalah anggota dari apa yang mereka sebut sebagai ‘The Climate Club’. Di Climate Club, Indonesia menyampaikan pentingnya upaya mengurangi emisi untuk mewujudkan industri hijau,” ucap Dubes Arif.

