Unilever dan KLHK Ajak Masyarakat Gabung Bank Sampah, Ini Keuntungannya
JAKARTA, Investortrust.id - PT Unilever Indonesia Tbk bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak masyarakat lebih peduli lingkungan dan bergabung dengan bank sampah. Apalagi, akan ada keuntungan yang diterima saat menjadi nasabah bank sampah.
Bank sampah sendiri merupakan konsep pengumpulan sampah dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan. Namun, yang ditabung bukan uang melainkan sampah. Sampah yang ditabung ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang. Nantinya akan dijual di pabrik yang sudah diikat oleh kerja sama.
Head of Division Environment & Sustainability Unilever Indonesia Foundation, Maya Tamimi, menyebut bank sampah merupakan titik yang sangat strategis. Pasalnya, bank sampah memberikan dampak secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
“Kalau secara ekonomi bahkan kalau dilihat dari seluruh kemitraan kami, dampak ekonominya telah terjadi penjualan sebanyak 95 miliar sampah dari seluruh bank sampah yang ada,” kata Maya Tamimi dalam acara Media Gathering Hari Peringatan Sampah Nasional 2024, Senin (4/3/2024).
Baca Juga
Amartha & Unilever Sinergikan Jejaring Usaha Mikro Perempuan dengan Jejaring Bank Sampah
Sementara itu dampak sosialnya adalah masyarakat mempunyai keguyuban dan kegiatan-kegiatan lain yang berbasis dengan bank sampah. Maya mengungkapkan bahwa ada bank sampah yang akhirnya bisa jalan-jalan ke luar kota dengan uang hasil penjualan sampah mereka.
“Dan kalau dari lingkungannya sudah sangat jelas. Kami juga memonitor dengan ketat, di tahun 2022 saja jumlah total pengurangan sampah anorganik, termasuk plastik dari bank sampah kami itu ada sekitar 28.633 ton,” papar Maya.
Maya mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 4.000 bank sampah yang bekerja sama dengan Unilever, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini pun disambut baik oleh Direktur Pengurangan Sampah KLHK RI, Vinda Damayanti Ansjar.
“Jadi bank sampah ini adalah ujung tombak untuk pengelolaan sampah, untuk khususnya pengurangan sampah. Kami senang sekali ibu-ibu yang tergabung di bank sampah ini konsisten. Jadi kami sangat mengharapkan ini akan terus jalan secara konsisten dan terus-menerus menyebarkan pemilahan sampah,” ujar Vinda.

