Akan Dijual, Penurunan Emisi Karbon 2,2 Juta Ton C02e di Atas Target RI
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia berhasil menurunkan emisi karbon 2,2 juta ton C02e di atas target yang ditetapkan tahun 2023, yang diharapkan dapat diperdagangkan di pasar karbon. Realisasi penurunan emisi karbon RI telah mencapai 118,2 juta ton C02e, melebihi target 116 juta ton C02e.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yudo Dwinanda Priaadi menjelaskan, Pemerintah RI memiliki target penurunan emisi karbon atau gas rumah kaca sebesar 116 juta ton C02e sebagaimana disepakati dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). "Nah, realisasi penurunan gas rumah kaca sampai saat ini sudah mencapai 118,2 juta ton C02e. Target kita tahun 2023 adalah 116 juta ton C02e, jadi kita sekarang mendapatkan 'bonus' sekitar 2 juta ton C02e," ucapnya ketika menghadiri acara Tripatra Sustainable Engineering Summit yang digelar di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Jumat (13/10/2023).
Baca Juga
Yudo berharap penurunan emisi ke depan semakin melebihi target. Dengan demikian, potensi yang bisa diperdagangkan di pasar karbon bertambah.
Indonesia melalui ENDC tercatat menaikkan target penurunan emisi karbon dari 314 juta ton C02e menjadi 353 juta ton C02e atau meningkat dari 29% menjadi 31,89% pada 2030. (CR-9)
Baca Juga

