Delta Dunia (DOID) Pamerkan Kemajuan Dekarbonisasi Anak Usaha
JAKARTA, investortrust.id – PT Bumi Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) telah mewujudkan beberapa upaya dekarbonisasi untuk mendukung Net Zero Emission pada tahun 2050.
Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk Dian Andyasuri mengatakan, upaya yang dilakukan oleh BUMA Indonesia meliputi operasi berbasis teknologi dan efisiensi untuk mengurangi jejak karbon. Diah menyebutkan bahwa 100% site operasional BUMA di Indonesia telah menyelesaikan penilaian jejak karbon (Scope 1, Scope 2, Scope 3 directional).
“Dalam inisisasi Scope 3, BUMA Indonesia memperoleh pelumas dari pemasok dengan kredensial lingkungan tinggi, dan sekitar 22% pelumas minyak dan 90% minyak gemuk yang kami gunakan berasal dari produsen yang menjalankan program carbon offset (penyeimbangan karbon) yang meminimalisir jejak karbon dalam rantai pasokan kami,” tutur Dian pada acara Paparan Publik Perseroan di Jakarta, Rabu (13/12/2023).
Baca Juga
Kuartal III-2023 Pendapatan Delta Dunia (DOID) Capai US$ 1,36 Miliar
Selain itu, BUMA Indonesia juga berhasil memperpanjang umur komponen utama seperti mesin dan transmisi sebesar 185% pada tahun 2022. Langkah ini dinilai dapat menghindari emisi tambahan dalam rantai pasokan, sekaligus mengurangi pembelian komponen baru dengan tetap menjaga keselamatan operasi.
“Kami bangga dengan keunggulan teknologi kami, program kami production base monitoring, dengan IOT, AI, kami berhasil memperpanjang umur komponen dari alat operasi kami sebesar 185% di tahun 2022. Ini bukan hanya mengurangi limbah, namun juga mengurangi emisi bahkan dalam rantai pasokan kami,” kata Dian.
Baca Juga
Delta Dunia (DOID) Tetapkan Dividen Interima Rp 10,64 per Saham
Sebagai catatan, Delta Dunia telah mencapai peningkatan signifikan dari 42,4 (severe risk) pada tahun 2022 menjadi 32,7 (high risk) pada Juli 2023 dalam Sustainalystic Global ESG Risk Rating. Diah juga memaparkan bahwa Delta Dunia telah menjadi peringkat 2 dalam sub-industri batu bara global dan berada dalam 15% peringkat terbaik dalam industri minyak dan gas global.
Hingga September 2023, overburden removal (volume pengupasan tanah) yang dilakukan oleh DOID Group adalah sebesar 462 Juta BCM atau meningkat 12% YoY dibandingkan dengan periode 2022 sebesar 411 Juta BCM. (CR-4)

