Astra International (ASII) Bantu Petani Colol NTT Tanam 2.000 Bibit Kopi
BORONG-NTT, investortrust.id- PT Astra International Tbk (ASII) punya banyak kegiatan untuk mewujudkan prinsip ESG (environment, social, and governance). Kegiatan sejenis juga diimplementasikan di berbagai wilayah di Indonesia melalui program Desa Sejahtera Astra.
Lewat program Desa Sejahtera ini pula, Astra Internetional bekerjasama dengan petani kopi di Colol, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Astra mendukung kegiatan penanaman 2.000 bibit kopi untuk meningkatkan produktivitas petani.
"Harapannya masyarakat kelompok tani dapat melanjutkan merawat pohon kopi dengan baik dan menikmati hasilnya dalam waktu dua tiga tahun mendatang, sehingga kopi mampu membawa dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi di desa binaan," ujar Fasilitator Desa Sejahtera Astra Manggarai Timur, Aswin Mahu dari Borong, Manggarai Timur, Sabtu (26/8/2023).
Baca Juga
Lewat kegiatan ini, Astra Indonesia melakukan peremajaan kembali tanaman kopi di kawasan Agrowisata Kopi Colol. Program kali ini fokus pada peningkatan ekonomi berbasis masyarakat melalui pengembangan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (PRUKADES) kopi arabika dan robusta.
Astra memberikan bantuan 2.000 bibit pohon kopi terbagi atas 1.000 bibit pohon kopi robusta dan 1.000 bibit jenis arabika. Penanaman 2.000 bibit kopi ini tersebar di enam desa yaitu Desa Colol, Wejang Mali, Ngkiong Dora, Urung Dora, Ulu Wae, dan Golo Nderu.
Selain bersama program Desa Sejahtera Astra, kegiatan ini juga melibatkan Yayasan Nirudaya Nusantara, Asnikom, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena saat ini produktivitas kopi para petani setempat cenderung menurun.
Baca Juga
Peduli Lingkungan, Astra Financial Ajak Pengunjung GIIAS 2023 Tanam Pohon
Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Arabika Flores Manggarai, Joseph Janu mengatakan, ada sejumlah faktor jadi penyebab turunnya produktivitas kopi petani setempat. Penurunan tidak hanya pada jenis kopi arabika tetapi juga kopi robusta. Tren penurunan ini nyaris merata di seluruh Manggarai Timur.
Faktor pertama adalah terkait dengan iklim. Namun, menurut Joseph, faktor iklim itu dapat disiasati lewat kolaborasi dengan banyak pihak.Sedangkan faktor kedua adalah konversi lahan. Faktor ini sangat dirasakan di Manggarai Timur, karena berkembangnya pemukiman.
Petani kopi bernama Alosius Mensi Arsa (44) berterima pada pihak Astra International yang telah menyalurkan bantuan bibit kopi. Ia juga mengaku masih butuh pendampingan dari Astra Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga
Muliaman Hadad Jadi Komisaris Independen Astra International
Baca Juga
"Artinya bukan hanya sekedar untuk memberikan sumbangan pembibitan kopi di Colol ini, tapi juga proses perawatan sampai dengan pemupukan sehingga bisa menghasilkan kopi yang berkualitas," harapnya.
Colol merupakan salah satu wilayah pemukiman padat penduduk yang terletak di Kecamatan Lamba Leda Timur. Daerah ini sejak dulu dikenal sebagai wilayah penghasil kopi dengan cita rasa terbaik.
Namun sejak dua tahun terakhir, produktivitas kopi Manggarai Timur, khususnya di Lembah Colol, mengalami penurunan drastis. Penurunan dilaporkan mencapai 50%. (fs/Antara)

