Kementerian LHK Tegaskan Semua Upaya Pengurangan Emisi Penting Dilakukan
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Laksmi Dhewanti menyebut semua upaya yang terkait dengan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) penting untuk dilakukan.
Pernyataan tersebut disampaikan di sela Seminar Nasional Penanganan Perubahan Iklim di Hotel Century, Jakarta, pada Rabu (15/11/2023).
Laksmi Dhewanti menuturkan, aksi mitigasi dalam pengendalian perubahan iklim yang dilakukan oleh banyak sektor menjadi penting. Sebab, menurut Laksmi, karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor berbeda. Baik di tingkat nasional maupun regional, oleh pemerintah maupun swasta.
"Semua upaya-upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) apapun bentuknya urgent untuk dilakukan," tegas Laksmi.
Sementara kepada Investortrust, Laksmi menyebut bahwa perubahan iklim memiliki dampak negatif pertumbuhan ekonomi.
"Ada beberapa studi yang menyebut dampak perubahan iklim mengurangi pertumbuhan ekonomi Indonesia, Bappenas melakukan itu dan BNPB juga. Dengan adanya banyak bencana yang disebabkan perubahan iklim, contohnya kalau El Nino kuat kemudian musim kering airnya berkurang, panen tidak terjadi ada puso dan lain sebagainya," tutur Laksmi.
Dilema Resesi Ekonomidan Pengendalian Perubahan Iklim
Laksmi Dhewanti juga menyebut saat ini dunia tengah menghadapi dilema."Target pengendalian iklim bisa dinomorduakan, negara-negara masih memprioritaskan menghindarkan diri dari resesi (ekonomi)," ujarnya.
Lebih lanjut Laksmi juga menyebut banyak negara yang menunda target perubahan iklim. Hal ini dikarenakan energi yang semakin mahal.
"Pada saat resesi ekonomi, renewable energy terbilang mahal," ungkap Laksmi.
Laksmi menambahkan apabila dunia tidak mampu menangani resesi, yang terjadi adalah eksploitasi sumber daya alam akan semakin meningkat.
"Perubahan iklim semakin cepat terjadi, sementara di sisi lain pengendalian perubahan iklim menjadi semakin terganggu," terang Laksmi. (CR-1)

