Kementerian ESDM Beberkan Potensi Energi Laut 63 Giga Watt
JAKARTA, investortrust.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana memaparkan bahwa Indonesia memiliki potensi energi laut sebesar 63 Giga Watt.
“Energi laut yang dimiliki Indonesia sebesar 63 Giga Watt. Sekarang pembangkit PLN seluruh Indonesia itu angkanya 73 Giga Watt. Nah kita punya potensi energi laut sebesar 63 Giga Watt, bisa dong dua kali lebih besar dari yang sekarang,” papar Dadan pada Oceanovation Temu Netizen Ke-18 Road to Hari Nusantara 2023 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (04/12/2023).
Dijelaskan oleh Dadan, energi laut terdiri atas ocean thermal energy conversion. Perbedaan temperatur di laut, perbedaan gelombang laut, dan arus laut bisa dibangkitkan serta dimanfaatkan sebagai energi. Saat ini, Kementerian ESDM sedang menyusun pengembangan energilaut untuk menghasilkan listrik dengan memasang turbin.
“Kita melihat arus laut demikian besar. Kita pasang turbin dan muter, nanti menjadi listrik,” tuturnya.
Baca Juga
Jokowi Sebut Indonesia Punya 4.400 Sungai untuk Pembangkit Listrik
Selain itu, potensi dari bioenergy yang ada di dalam laut juga menjadi poin yang disampaikan oleh Dadan. Beberapa tumbuhan yang ada di laut juga berpotensi untuk dibudidayakan sebagai energi. Contohnya rumput laut dapat diubah menjadi proses bioethanol dan ampasnya dibakar menjadi listrik.
“Rumput laut dan microalgae mempunyai kandungan minyak yang cukup besar. Itu juga sumber energi yang bisa ditumbuhkan dan dibudidayakan,” ujarnya.
Selain tumbuhan, beberapa barang tambang yang dapat juga dibudidayakan secara ekspansif seperti emas, perak, dan timah.
Pemanfaatan bioenergy ini diharapkan menjadi salah satu jalur untuk memanfaatkan energi dengan emisi rendah, mengingat saat ini concern utama seluruh negara di dunia, khususnya Indonesia adalah untuk mengurangi emisi dengan energi baru terbarukan.
“Kita akan bergeser pada pemanfaatan energi yang emisinya rendah atau emisinya bebas dan ini juga sustainable (berkelanjutan). Itu yang disebut sebagai sumbernya adalah bioenergy,” jelasnya.
Di samping itu, Dadan juga menegaskan bahwa laut tidak hanya sekedar dinilai dari pemandangan dan banyaknya air, melainkan potensi yang besar khususnya untuk sektor ESDM. (CR-4)

