AIS Forum Pacu Ekonomi Biru, Ternyata Sudah Ribuan Startup Dilibatkan
JAKARTA, investortrust.id – Archipelagic and Island States (AIS) Forum diklaim telah berupaya mendorong aksi nyata peningkatan aktivitas ekonomi biru sejak didirikan pada 2018. Fokus kegiatan pada upaya peningkatan kapasitas masyarakat pesisir berkaitan dengan ekonomi kelautan.
Hal itu ditegaskan Penasihat Senior Tata Kelola Iklim United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, Abdul Wahi Situmorang. Langkah nyata yang telah ditempuh dengan mendukung ekspansi lebih dari 500 startup yang tersebar di negara-negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia.
"Dukungan kepada 500 startup tersebut melalui pendanaan maupun pengembangan kapasitas seperti training, workshop, business matching, dan sebagainya. Ragam kerja sama AIS Forum telah membawa berbagai hasil," ujar Abdul Wahi Situmorang, melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu (8/10).
Baca Juga
Mencari Solusi Atasi Perubahan Iklim, Ini 4 Fokus Kerja AIS Forum
AIS Forum juga menempuh sejumlah kerjasama lain, di antaranya dukungan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebanyak lebih dari 1.500 penggerak di bidang ini ikut dilibatkan. Pesertanya mulai dari perempuan, pemuda, dan persons with disabilities, dengan target pengembangan kewirausahaan.
Ada pula pemberian program beasiswa yang nilainya sudah mencapai US$430 ribu. "Juga dengan bantuan riset yang kami berikan kepada peneliti dan akademisi yang hingga saat ini telah mencapai 204.500 dolar AS dan menghasilkan luaran yang sudah juga kami jadikan percontohan di negara-negara AIS lainnya," jelas Wahib.
Di bidang entrepreneurship, AIS Forum memberikan seed funding sebanyak US$ 185 ribu pada berbagai startup. Kelompok startu ini didorong mengembangkan solusi-solusi inovatif yang bisa menjadi percontohan antar satu negara partisipan kepada negara lainnya.
Selain itu AIS Forum juga telah bekerja sama dengan puluhan ahli, peneliti, hingga pemangku kebijakan yang ada.
Baca Juga
TelkomGroup Beri Dukungan Infrastruktur Telekomunikasi untuk KTT AIS Forum 2023
Mitra yang dimiliki pun telah mencapai ribuan. Dengan jangkauan seluas itu, forum ini telah menyebarkan dan melaksanakan misi menggeakkan ekonomi di negara pulau dan kepulauan. "Karena itu, Konferensi Tingkat Tinggi AIS Forum akan dapat meningkatkan kerja sama antarnegara-negara pulau dan kepulauan yang ada di dunia," ujar Wahib.
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Andreas Dipi Patria mengatakan, AIS Forum menjadikan peran Indonesia di mata internasional semakin nyata dan diperhitungkan. Forum ini juga memberikan manfaat dalam bertukar inovasi bagi negara-negara pulau dan kepulauan.
"Ini merupakan bagian dari diplomasi Indonesia melalui pendekatan kerja sama secara nyata dan inklusif bagi seluruh masyarakat pulau dan kepulauan yang hidupnya tidak bisa dilepaskan dari laut," ujar Andreas Dipi Patria.
Baca Juga

