Investortrust CSR Awards 2026 Dorong Praktik Berkelanjutan, Ini Daftar Pemenangnya
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id — Portal investasi dan berita bisnis Investortrust.id kembali menyelenggarakan Investortrust CSR Awards 2026, ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai konsisten menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Ajang tersebut digelar di Habitate, Oakwood, Kuningan Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).
Pada penyelenggaraan tahun ini, Investortrust CSR Awards 2026 memberikan 60 penghargaan kepada 59 perusahaan dari berbagai sektor industri. Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian terhadap komitmen, kualitas program, inovasi, konsistensi, serta dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan perusahaan.
Ajang ini dirancang untuk menempatkan tanggung jawab sosial perusahaan bukan sekadar sebagai aktivitas filantropi, melainkan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan maupun pemangku kepentingan.
Baca Juga
Investortrust CSR Awards 2026: CSR Harus Berdampak Nyata dan Berkelanjutan
CEO Investortrust.id Primus Dorimulu mengatakan, Investortrust CSR Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap korporasi yang mampu menerjemahkan komitmen keberlanjutan menjadi program yang memberikan dampak nyata dan terukur.
“CSR yang memiliki dampak tidak berhenti pada besarnya anggaran atau banyaknya kegiatan yang dilakukan. Yang lebih penting adalah bagaimana program tersebut menjawab kebutuhan masyarakat, memberikan perubahan yang nyata, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Karena itu, kami ingin memberikan apresiasi kepada perusahaan yang mampu menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis,” ujar Primus dalam keterangannya.
Menurutnya, semakin kuat keterkaitan antara program CSR dengan kebutuhan masyarakat dan strategi keberlanjutan perusahaan, semakin besar pula kontribusi korporasi terhadap pembangunan yang inklusif.
Ketua Dewan Juri Prof Roy Sembel mengatakan, Investortrust CSR Awards 2026 diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan CSR dari waktu ke waktu.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi bagaimana kita mendorong budaya tanggung jawab sosial yang semakin kuat. Perusahaan perlu memastikan bahwa program yang dijalankan menghasilkan dampak yang nyata, terukur, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan berkelanjutan,” ujar Roy.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut penting karena dunia usaha kini menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk menunjukkan kontribusi terhadap aspek sosial, lingkungan, tata kelola, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Kategori Penghargaan
Investortrust CSR Awards 2026 menghadirkan lima kategori utama penghargaan. Kategori pertama adalah Impact Leaders Awards, yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai menunjukkan kepemimpinan kuat dalam mengintegrasikan tanggung jawab sosial dan keberlanjutan ke dalam strategi korporasi.
Sebanyak 8 perusahaan menerima penghargaan dalam kategori ini, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, PT Pupuk Kaltim, dan PT Astra International Tbk.
Kategori kedua adalah Impact Masters Awards. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki praktik keberlanjutan dan CSR yang matang, konsisten, serta mampu menjadi contoh dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan.
Terdapat 6 penerima Impact Masters Awards, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT PLN Nusantara Power, PT Angkasa Pura Indonesia.
Selanjutnya, kategori Impact Excellence Awards diberikan kepada perusahaan dengan program CSR yang dinilai unggul dari sisi kualitas implementasi, relevansi, inovasi, serta dampak yang dihasilkan.
Sebanyak 8 perusahaan memperoleh penghargaan ini, yaitu PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Solusi Bangun Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Pegadaian, PT PLN Persero, dan PT Cikarang Listrindo Tbk.
Sementara itu, kategori Impactful Program Awards diberikan kepada perusahaan yang memiliki program dengan dampak langsung dan signifikan terhadap masyarakat. Pada kategori ini, penghargaan diberikan kepada PT Pertamina dan PT Multi Harapan Utama.
Adapun kategori kelima adalah Impact Commitment Awards, yang memberikan apresiasi khusus kepada perusahaan yang menunjukkan komitmen melalui inisiatif CSR yang spesifik, inovatif, relevan, dan memberikan kontribusi terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Apresiasi untuk Program CSR Inovatif
Dalam kategori Impact Commitment Awards, sebanyak 34 penghargaan diberikan kepada perusahaan dengan berbagai inisiatif keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
PT Asuransi Tokio Marine memperoleh penghargaan Achievement in Financial Literacy & Social Welfare Support, sedangkan PT Daya Intiguna Yasa Tbk mendapatkan apresiasi Achievement in Financial Inclusion Literacy Outreach.
Di bidang konstruksi dan pembangunan, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meraih Achievement in Modular Construction CSR Innovations. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memperoleh Achievement in Multi-Pillar Rural Agriculture Empowerment & Outermost (3T) Region Support, sementara PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mendapatkan Achievement in Community-Centric Porous Concrete Innovation & Local Vendor Empowerment.
Di sektor pertambangan dan pengembangan wilayah, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) memperoleh Achievement in Island & Remote-Area Community Development. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mendapatkan Achievement in Sustainable Infrastructure Ecosystem Advocacy & Collaborative Climate Action.
Sementara itu, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) meraih Achievement in Community Food Security & Wellbeing. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memperoleh penghargaan Achievement in Green-Product Stewardship, sedangkan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) menerima Achievement in Need-Based Local Empowerment.
Pada bidang lingkungan dan infrastruktur berkelanjutan, PT Insight Investments Management mendapatkan Achievement in Sustainable Environmental Infrastructure. PT Pertamina Patra Niaga memperoleh Achievement in Extended-Area Community Welfare Development.
Di sektor keuangan, Indonesia Financial Group (IFG) mendapatkan Achievement in Youth Financial Education, sementara PT Bank Raya Indonesia Tbk meraih Achievement in Digital Banking Financial Literacy Outreach. PT Bank Syariah Indonesia Tbk memperoleh Achievement in Sharia-Compliant Social Finance Integration, sedangkan Bank Mandiri Taspen mendapatkan Achievement in Retiree Empowerment.
Di bidang kesehatan dan kesejahteraan anak, PT Cisarua Mountain Dairy memperoleh Achievement in School Health & Child Nutrition. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk mendapatkan Achievement in Maternal-Child Nutrition, sementara Dompet Dhuafa menerima Achievement in Inclusive Vocational Empowerment.
Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan dan ekonomi sirkular juga mendapat apresiasi. Telkom Indonesia meraih Achievement in Waste Management & Recycling, sedangkan PT Bumi Serpong Damai Tbk memperoleh Achievement in Green Innovation Solutions.
Di bidang perumahan dan pembangunan masyarakat, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mendapatkan Achievement in Innovative Community Housing Support. PT Krakatau Steel Tbk memperoleh Achievement in Disaster-Resilient Housing Innovation.
Pada aspek tata kelola dan keberlanjutan, PT Bumi Resources Minerals Tbk meraih Achievement in Advancing ESG Transparency & Sustainability Reporting Excellence. Sementara itu, PT Tempo Scan Pacific Tbk mendapatkan Achievement in Community-Centric Corporate Social Responsibility and Brand Trust Excellence.
Di bidang pelestarian sosial dan budaya, PT Dharma Satya Nusantara Tbk memperoleh Achievement in Heritage Preservation. PT Cisadane Sawit Raya Tbk mendapatkan Achievement in Education Stewardship.
Sementara itu, PT Sumber Tani Agung Resources Tbk meraih Achievement in Extended-Area Community Welfare Development. PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk mendapatkan Achievement in Rural Economic Diversification, sedangkan PT Pupuk Indonesia Tbk memperoleh Achievement in Sustainable Agriculture Advocacy.
Pada sektor pertambangan, PT Bumi Resources Tbk mendapatkan Achievement in Post-Mining Agribusiness Ecosystems. Sementara itu, PT PAM Mineral Tbk memperoleh Achievement in Community Sports Engagement dan PT Sawit Sumbermas Sarana meraih Achievement in Expanded Community Outreach.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mendapatkan Achievement in Growing CSR for Local Prosperity. Adapun PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) memperoleh Achievement in Academic-Partnered CSR Governance.
Penilaian Berbasis Dampak
Proses penjurian Investortrust CSR Awards 2026 menggunakan sejumlah sumber data utama, dengan acuan Laporan Keberlanjutan 2025, Laporan Tahunan 2025, serta laporan program CSR yang diterbitkan sepanjang 2025.
Dokumen tersebut menjadi dasar untuk melihat bagaimana perusahaan merancang, menjalankan, mengukur, dan mempertahankan program tanggung jawab sosial dan keberlanjutannya.
Tahap selanjutnya dilakukan melalui proses verifikasi terhadap keberadaan dan pelaksanaan program. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah keberadaan pengukuran dampak, termasuk social return on investment (SROI) apabila tersedia.
SROI digunakan untuk melihat seberapa besar nilai sosial dan ekonomi yang dihasilkan dari investasi perusahaan dalam sebuah program. Semakin kuat bukti dampak yang ditunjukkan, semakin besar pula kontribusinya terhadap penilaian.
Selain dampak, juri juga mempertimbangkan cakupan penerima manfaat. Penilaian tidak semata-mata didasarkan pada jumlah penerima, tetapi juga karakteristik penerima manfaat, kedalaman intervensi, serta relevansi program terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca Juga
Cisadane Sawit (CSRA) Sabet Penghargaan Transparansi Penurunan Emisi 2026
Variasi dan relevansi program juga menjadi faktor penilaian. Perusahaan dengan program yang mencakup berbagai aspek, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, kesejahteraan, dan pengembangan masyarakat, dinilai memiliki pendekatan CSR yang lebih komprehensif.
Aspek lain yang diperhatikan adalah besaran investasi CSR, baik secara absolut maupun secara proporsional terhadap skala bisnis perusahaan. Penggunaan sumber daya yang efektif dan kemampuan perusahaan menghubungkan investasi sosial dengan dampak menjadi bagian dari penilaian.
Terakhir, konsistensi dan keberlanjutan program menjadi salah satu indikator penting. Program yang mampu berjalan secara berkesinambungan, berkembang dari tahun ke tahun, dan menghasilkan manfaat jangka panjang menunjukkan adanya komitmen yang lebih kuat.
