Perkuat Pendidikan dan Riset, Triputra Group Dukung Dana Abadi UI Rp 50 Miliar
Poin Penting
|
DEPOK, investortrust.id – Universitas Indonesia (UI) memperkuat dana abadi sebagai sumber pendanaan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi. Langkah tersebut ditandai penandatanganan dukungan dana abadi dari Triputra Group dan keluarga pendirinya, TP Rachmat.
Rektor UI Heri Hermansyah mengatakan kerja sama tersebut telah diinisiasi sejak sekitar dua bulan lalu dan akhirnya resmi ditandatangani pada hari ini, Rabu (26/8/2026). Menurut dia, penguatan dana abadi menjadi salah satu strategi penting untuk membangun kapasitas perguruan tinggi dalam jangka panjang.
Baca Juga
Triputra Agro (TAPG) Kantongi Dividen Interim Rp 628 Miliar dari Anak Usaha
“Seluruh universitas terkemuka di dunia, salah satu indikasinya adalah memiliki dana abadi yang jumlahnya signifikan. Universitas-universitas di Indonesia, dana abadinya masih sangat kecil, bahkan dibandingkan dengan universitas di negara tetangga kita, Singapura,” kata Heri dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama UI dan Triputra Group, di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Heri menilai keberadaan dana abadi yang kuat diperlukan jika Indonesia ingin memperkuat sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi serta meningkatkan kapasitas riset dan inovasi. Pada akhirnya, penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung kedaulatan teknologi nasional.
“Kalau kita ingin memajukan sumber daya manusia kita melalui pendidikan tinggi dan riset inovasi yang kuat, sehingga berujung Indonesia memiliki kedaulatan teknologi, maka kita harus memperkuat dukungan dana yang berkesinambungan bagi pendidikan tinggi dan riset inovasi,” ujarnya.
Menurut Heri, visi tersebut sejalan dengan komitmen keluarga TP Rachmat dan Triputra Group dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Kesamaan visi antara UI dan Triputra kemudian diwujudkan melalui dukungan dana abadi senilai Rp 50 miliar. Dana tersebut akan diberikan secara bertahap selama lima tahun, atau sekitar Rp 10 miliar per tahun.
“Dana abadi ini konsepnya adalah dananya tidak boleh hilang. Dana ini kemudian dikelola, hasil kelolaannya yang kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan jumlah dan mutu riset dan inovasi, serta meningkatkan kesejahteraan bagi mahasiswa, dosen dan karyawan, di antaranya melalui beasiswa,” jelas Heri.
Heri menambahkan, penguatan dana abadi merupakan salah satu milestone utama yang tengah dikejar UI dalam periode kepemimpinannya. Saat dilantik sebagai rektor pada 4 Desember 2024, dana abadi UI tercatat sebesar Rp 193 miliar. Setelah sekitar satu tahun delapan bulan melakukan berbagai strategi penggalangan dan pengembangan dana abadi, nilainya kini telah mencapai Rp 970 miliar.
Baca Juga
Triputra Agro (TAPG) Optimalkan Limbah POME Jadi Listrik Mandiri
Sementara itu, Presiden Direktur PT Triputra Investindo Arya, Tjandra Karya Hermanto, menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kemajuan bangsa. Menurut dia, investasi pada pendidikan tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kapasitas inovasi dan adaptasi.
“Pendidikan adalah kunci untuk perubahan dan perbaikan sebuah bangsa. Bangsa yang mengabaikan pentingnya pendidikan adalah bangsa yang akan mengalami kesulitan mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran untuk seluruh rakyatnya,” ucap Tjandra.
Dia menilai kemajuan suatu negara tidak lahir secara kebetulan, melainkan dibangun melalui visi jangka panjang, kerja keras yang konsisten, dan investasi berkelanjutan terhadap sumber daya manusia. Menurut Tjandra, kekayaan alam dapat habis, sedangkan sumber daya manusia yang berilmu, berintegritas, dan berdaya saing akan terus menciptakan nilai, inovasi, serta kesejahteraan bagi bangsa.
