Bukan Cuma Jual LNG, DSLNG Punya Misi Besar di Banggai
Poin Penting
|
BANGGAI, Investortrust.id - PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG( memperkuat kontribusi perusahaan gas alam cair melalui program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng). Program tersebut mencakup pengembangan UMKM, pendidikan, konservasi, hingga kegiatan sosial di sekitar wilayah operasi.
Corporate Affairs Director DSLNG Hanny Midlena mengatakan peran perusahaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan operasional dan produksi LNG, tetapi juga memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi memperoleh manfaat dari keberadaan industri tersebut.
Baca Juga
Harga LNG Industri Dipangkas Jadi US$ 13, Reforminer Singgung Kompensasi Hulu Migas
"Kami juga mewujudkan berbagai program tanggung jawab sosial dan pengembangan masyarakat," kata Hanny dalam kunjungan media ke site DSLNG di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (17/8/2026).
Menurut Hanny, DSLNG menjalankan sejumlah program pada 2026 yang diarahkan untuk memperluas manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. Salah satunya adalah program UMKM GoExport yang mendorong pelaku usaha lokal agar dapat memasuki pasar global. Program tersebut menjadi bagian dari upaya DSLNG untuk menghubungkan pengembangan ekonomi masyarakat dengan rantai nilai industri LNG.
DSLNG juga menjalankan program Beasiswa DSLNG Gemilang melalui kerja sama dengan universitas setempat. Program tersebut diarahkan untuk mendukung akses pendidikan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. "Kami juga mengembangkan kompetisi DSLNG Smart sebagai bagian dari kegiatan yang menyasar bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda," kaat Hanny.
Di bidang lingkungan, perusahaan menjalankan Pusat Konservasi Malio. Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian DSLNG terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasi.
Dorong Manfaat Rantai Nilai LNG
Hanny mengatakan DSLNG berupaya memastikan kegiatan perusahaan memberikan manfaat kepada berbagai pemangku kepentingan yang berada dalam rantai nilai LNG.
"Kami harus memastikan bahwasannya seluruh pemangku kepentingan mendapatkan manfaat dari rantai nilai LNG itu sendiri, sehingga menjadi perusahaan LNG yang bertanggung jawab secara sosial dan tentunya lingkungan," ujarnya.
DSLNG merupakan perusahaan pengolah gas alam menjadi liquefied natural gas atau LNG, yaitu gas alam yang didinginkan hingga berbentuk cair sehingga lebih mudah disimpan dan diangkut. Produk tersebut berasal dari sumber gas di wilayah Banggai dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia serta pasar global.
"Dalam kegiatan operasionalnya, aspek keselamatan dan keamanan menjadi perhatian perusahaan," kata Hanny.
Baca Juga
Prabowo: LNG Abadi Masela Tonggak Kemandirian Energi dan Mesin Baru Kemakmuran Rakyat
Selain program UMKM, pendidikan, dan konservasi, DSLNG juga menjalankan program pengembangan masyarakat serta kegiatan sosial yang menyasar sekolah dan fasilitas masyarakat. Perusahaan menyebut sejumlah program tersebut mencakup kegiatan di sekolah, posyandu mandiri, serta program "Bonwa Pintar" yang dilaksanakan di Kecamatan Batui, Kintom, dan Nambo.
Hanny juga menyoroti peran media dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan industri energi kepada masyarakat. Menurut dia, informasi yang berimbang diperlukan agar publik dapat memahami kegiatan operasional perusahaan sekaligus kontribusinya terhadap wilayah sekitar. "Media memiliki peran yang sangat penting, tentunya, dalam menyampaikan informasi yang berimbang bagi publik," ujarnya.
DSLNG beroperasi di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari rantai pasok LNG yang menghubungkan sumber daya gas di wilayah tersebut dengan kebutuhan energi di Indonesia dan pasar global.

