Astra Kembangkan Desa Bugisan Jadi Destinasi Wisata Budaya, Pendapatan UMKM Naik 31%
Poin Penting
|
YOGYAKARTA, Investortrust.id— PT Astra International Tbk terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan di Kecamatan Prambanan, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mengandalkan kekayaan budaya dan keberadaan Candi Plaosan sebagai ikon wisata sejarah, Astra mendorong desa tersebut menjadi destinasi wisata berbasis budaya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.
Dalam siaran pers yang diterbitkan PT Astra International Tbk, Sabtu (18/07/2026), dijelaskan, program pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan telah dijalankan sejak 2022 melalui empat pilar kontribusi sosial, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 3.000 warga dan berhasil meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bugisan hingga 31%, seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
Chief Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan setiap daerah memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan apabila dikelola melalui kolaborasi yang baik. “Astra meyakini bahwa setiap daerah memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, Astra berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi lokal agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujar Boy Kelana Soebroto.
Desa Bugisan dikenal sebagai lokasi Candi Plaosan, kompleks candi yang merepresentasikan perpaduan budaya Hindu dan Buddha. Nilai toleransi dan kebersamaan yang tercermin dari sejarah candi tersebut menjadi identitas desa sekaligus fondasi pengembangan wisata budaya yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.
Pada sektor kesehatan, Astra mendukung pelaksanaan Posyandu secara rutin bagi balita, remaja, hingga lansia, termasuk program pemberian makanan bergizi sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.
Baca Juga
RUPSLB Astra (ASII) Setujui ‘Buyback’ Saham Rp8 Triliun dan Pengalihan Saham untuk Program MSOP
Di bidang pendidikan, perusahaan memberikan pendampingan berupa pelestarian aksara Jawa, pengenalan budaya lokal kepada wisatawan dan pelajar, peningkatan kapasitas pelaku pariwisata desa, literasi digital, pelatihan pembuatan konten promosi, hingga pengembangan pembelajaran berbasis budaya dan lingkungan.
Sementara pada aspek lingkungan, masyarakat menjalankan pengelolaan sampah terpadu dengan mengolah limbah anorganik menjadi produk kreatif, termasuk wayang berbahan limbah. Warga juga melakukan penanaman pohon Dluwang untuk konservasi lingkungan serta mengembangkan budidaya maggot sebagai bagian dari ekonomi sirkular. Berbagai inisiatif tersebut mengantarkan Desa Bugisan memperoleh Sertifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama.
Pada sektor kewirausahaan, Astra membantu pengembangan berbagai paket wisata edukasi, seperti paket tanam padi dan paket wisata Candi Kembar, sekaligus memberikan pelatihan pemasaran digital melalui media sosial serta memperluas akses pasar melalui kerja sama dengan berbagai Online Travel Agent (OTA).
Pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan pelestarian budaya, pengelolaan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat tersebut membuahkan berbagai pengakuan nasional. Desa Sejahtera Astra Bugisan masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, meraih Juara II Kampanye Sadar Wisata (KSW) 2024, serta memperoleh Sertifikasi ProKlim Utama 2023.
Menurut Astra, pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Program ini diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan bagi generasi mendatang.
