United Tractors Gelar ‘ToT Katana’ demi Perkuat Kesiapsiagaan Desa Binaan
Poin Penting
|
SURABAYA, investortrust.id - PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk, menggelar Training of Trainers (ToT) Kampung Tangguh Bencana (Katana) di UT School Surabaya, baru-baru ini. Acara itu dihelat UT atas kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ToT Katana merupakan wujud komitmen Grup Astra mendukung pembangunan masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan.
“Program ini adalah bagian dari upaya UT dalam mendukung kontribusi sosial Grup Astra, khususnya melalui penguatan kapasitas masyarakat di tingkat desa agar lebih siap, tanggap, dan mandiri dalam menghadapi potensi bencana,” kata Corporate Social Responsibility (CSR) Manager UT, Himawan Sutanto dalam rilis yang diterima investortrust.id, Kamis (9/7/2026).
Melalui kolaborasi dengan BNPB, menurut Himawan, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai pengurangan risiko bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, serta respons tanggap darurat. UT dan BNPB berupaya memperkuat kapasitas kader desa agar mampu menjadi fasilitator sekaligus penggerak kesiapsiagaan di masyarakat.
Baca Juga
Stabilkan Harga Saham, United Tractors (UNTR) Gelar Buyback Saham Rp 2 Triliun
“Kami percaya masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mitigasi bencana akan lebih siap menghadapi berbagai risiko, sehingga desa binaan dapat tumbuh menjadi wilayah yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya,” ujar Himawan.
Dia menjelaskan, pelatihan yang digelar pada 22–26 Juni 2026 itu diikuti kader Kampung Tangguh Bencana dari desa-desa binaan UT yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), yakni Desa Sumbergondo, Tulungrejo, Giripurno, Mojorejo, Gumingsir, Tawangargo, Aribaya, dan Sumbermujur.
Kegiatan itu, kata Himawan, juga melibatkan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Lumajang, dan BPBD Provinsi Jawa Timur sebagai mitra strategis dalam memperkuat sinergi pengurangan risiko bencana.
“Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang difasilitasi langsung oleh para pemateri dari BNPB melalui metode pre-test, penyampaian materi, role play, serta simulasi yang seluruhnya dilaksanakan secara tatap muka,” tutur dia.
Himawan Sutanto menambahkan, metode pembelajaran tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep mitigasi bencana, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam situasi nyata.
Melalui pelatihan ini, emiten bersandi saham UNTR itu berharap para peserta dapat menjadi fasilitator yang mampu mengedukasi masyarakat di lingkungan masing-masing mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana.
Baca Juga
Himawan mengemukakan, kehadiran kader-kader tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya sadar bencana di tingkat desa, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.
“Penyelenggaraan ToT Katana merupakan salah satu wujud komitmen UT sebagai bagian dari Grup Astra dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan,” tegas dia.
Dia mengatakan, bersama para pemangku kepentingan, UT akan terus mendukung penguatan kapasitas masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.
