Bagikan

Dompet Dhuafa Gandeng Agung Podomoro Percepat Pemulihan Pascabanjir Sumatra, Rumtara Capai 70%

Poin Penting

Pembangunan rumah sementara bagi penyintas banjir Sumatra telah mencapai 70%.
Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 unit di 3 provinsi terdampak.
Agung Podomoro Land menyalurkan bantuan dari kontribusi karyawan untuk percepatan pemulihan.

JAKARTA, Investortrust.id - Dompet Dhuafa mempercepat pemulihan pascabanjir bandang yang melanda Sumatra melalui pembangunan rumah sementara (rumtara) bagi penyintas. Hingga Senin (28/4/2026), progres pembangunan hunian sementara atau rumah sementara mencapai 70%, termasuk pembangunan di Patan Nangka, Linge, Aceh Tengah, yang menjadi bagian penting dari upaya relokasi warga dari tenda pengungsian menuju tempat tinggal yang lebih layak. Upaya pemulihan ini diperluas melalui kolaborasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), pengembang properti nasional.

Bantuan kemanusiaan tersebut telah diserahkan secara simbolis pada Rabu (6/4/2026). Penyerahan dilakukan oleh AVP of Corporate Human Resource Agung Podomoro Land Tbk Hidayat Bakri kepada Direktur Resource & Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti. Dana kemanusiaan itu berasal dari kontribusi karyawan Agung Podomoro Land sebagai bentuk kepedulian terhadap percepatan pemulihan bagi korban banjir dan longsor di Aceh.

Baca Juga

Gandeng Komunitas, Dompet Dhuafa Prioritaskan Distribusi Kurban 1447 H ke Wilayah Bencana

Head of Performance Development & Talent Management Division Agung Podomoro Land Binafita Merianti menyampaikan apresiasi atas partisipasi para karyawan dalam mendukung program sosial yang berfokus pada pemulihan para penyintas. Kolaborasi ini penting karena kebutuhan hunian menjadi salah satu persoalan paling mendesak di fase pemulihan. "Banyak warga terdampak hingga kini masih bertahan di tenda pengungsian sambil menunggu hunian sementara selesai dibangun," kata dia dikutip Jumat (8/5/2026).

Kepala Disaster Management Center Dompet Dhuafa Shofa Qudus menjelaskan pembangunan rumtara difokuskan di wilayah yang mengalami dampak paling berat, termasuk Pidie Jaya dan Aceh Tamiang.

Menurut dia, kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan tempat tinggal sementara masih sangat besar, terutama bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

Dompet Dhuafa mempercepat pemulihan pascabanjir bandang yang melanda Sumatra dengan menggandeng Agung Podomoroland. Dok Dompet Dhuafa

“Masih ada, masih banyak di tenda sampai sekarang masyarakat masih banyak yang membutuhkan. Justru yang paling terdampak parah itu memang di Aceh Tamiang. Alhamdulillah pembangunannya sudah selesai sehingga bisa untuk recovery memenuhi kebutuhan penyintas, minimal memindahkan dari tenda ke tempat yang lebih nyaman,” ujar Shofa.

Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 unit rumtara yang tersebar di 3 provinsi terdampak paling parah, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Baca Juga

Gandeng Komunitas, Dompet Dhuafa Prioritaskan Distribusi Kurban 1447 H ke Wilayah Bencana

Penentuan lokasi pembangunan dilakukan bersama pemerintah provinsi setempat agar distribusi bantuan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.

Agung Podomoro Land menilai dukungan terhadap program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong dampak sosial yang nyata. Keputusan bermitra dengan Dompet Dhuafa didasarkan pada rekam jejak lembaga filantropi tersebut dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan.

Bagi perusahaan, program penyediaan rumah sementara merupakan intervensi yang relevan karena menjawab kebutuhan mendesak penyintas pada fase transisi sebelum hunian permanen tersedia.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024