Agung Podomoro dan Dompet Dhuafa Bangun Rumah Sementara bagi Penyintas Banjir Aceh
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menggandeng lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa untuk menyediakan bantuan Rumah Sementara (RUMTARA) bagi penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatra, khususnya Aceh. Kerja sama ini bertujuan untuk memindahkan warga dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih layak dan nyaman selama masa pemulihan.
Penyerahan dana kemanusiaan yang berasal dari donasi karyawan Agung Podomoro Land ini dilakukan secara simbolis pada Rabu (8/4/2026). Bantuan diserahkan oleh Hidayat Bakri selaku AVP of Corporate Human Resource Agung Podomoro Land Tbk kepada Etika Setiawanti, Direktur Resource & Mobilization Dompet Dhuafa.
Kepala Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Shofa Qudus, menjelaskan bahwa pembangunan RUMTARA di Aceh akan difokuskan pada dua wilayah terdampak paling parah, yakni Pidie Jaya dan Aceh Tamiang. Berdasarkan data DMC per 28 April 2026, progres pembangunan RUMTARA secara keseluruhan telah mencapai 70 persen, termasuk proyek di Patan Nangka, Linge, Aceh Tengah.
Baca Juga
Agung Podomoro (APLN) Balikan Rugi Jadi Untung, Penjualan Melonjak 232%
"Masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda pengungsian sampai sekarang. Pembangunan di Aceh Tamiang alhamdulillah sudah selesai dan bisa digunakan untuk recovery, sehingga kebutuhan penyintas terpenuhi minimal memindahkan mereka ke tempat yang lebih nyaman," ujar Shofa.
Dompet Dhuafa menetapkan target pembangunan sebanyak 1.000 unit RUMTARA yang tersebar di tiga provinsi terdampak paling parah: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penentuan lokasi pembangunan dilakukan secara kolaboratif dengan Pemerintah Provinsi guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Sementara itu, Head of Performance Development & Talent Management Division Agung Podomoro Land, Binafita Merianti, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian para karyawan terhadap program sosial ini. Pihak Agung Podomoro Land memilih bersinergi dengan Dompet Dhuafa karena menilai lembaga tersebut memiliki rekam jejak yang amanah dan tepercaya dalam menangani bantuan kemanusiaan.
Inisiatif ini dipandang sangat relevan mengingat hunian merupakan kebutuhan mendesak bagi para pengungsi di masa pemulihan pascabencana.
Baca Juga
Dompet Dhuafa Targetkan 43 Ribu Hewan Kurban di 1447 H, Perdana Buka Layanan Kurban Unta

