Gandeng Komunitas, Dompet Dhuafa Prioritaskan Distribusi Kurban 1447 H ke Wilayah Bencana
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Dompet Dhuafa kembali memperkuat semangat gotong royong dengan mengajak berbagai lapisan masyarakat berkolaborasi dalam program "The Kurban Series 1447 H". Dalam momentum peluncuran program ini dihadiri oleh jajaran pembina yayasan serta perwakilan dari berbagai komunitas hobi.
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyambut hangat kehadiran komunitas dari lini otomotif hingga olahraga, mulai dari komunitas mobil, sepeda motor, skuter, hingga sepeda. Kehadiran mereka diharapkan menjadi motor penggerak sinergi dalam kebaikan kurban tahun ini.
Salah satu poin krusial dalam sambutan Ahmad adalah komitmen Dompet Dhuafa untuk memprioritaskan wilayah bencana sebagai titik distribusi utama. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang tengah mengalami masa sulit akibat faktor alam.
"Tahun ini, kami akan mendistribusikan hewan kurban ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor yang hebat di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," tegas Ahmad Juwaini di Cibis Park, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Distribusi ke wilayah bencana ini menjadi bagian dari misi kemanusiaan Dompet Dhuafa untuk memberikan kebahagiaan bagi mereka yang terkena dampak bencana di akhir tahun lalu. Selain wilayah bencana, daerah-daerah terpencil dengan populasi penduduk miskin tinggi tetap menjadi sasaran rutin program Tebar Hewan Kurban.
Baca Juga
Dompet Dhuafa Luncurkan 'Kurban Series 1447 H': Hadirkan Fitur Kurban Ekspres hingga Kurban Unta
Ahmad juga memberikan edukasi spiritual melalui tema "The Kurban Series" yang diusung tahun ini. Ia mengingatkan bahwa merujuk pada Al-Quran surat Al-Hajj ayat 37 (disebutkan dalam teks sebagai ayat 73), yang sampai kepada Allah SWT bukanlah fisik dagingnya, melainkan ketakwaan orang yang berkurban.
Berdasarkan landasan tersebut, ia mengimbau para donatur untuk memilih hewan kurban yang besar dan gemuk sebagaimana dicontohkan dalam hadis-hadis sahih. Kurban terbaik dianggap sebagai manifestasi keimanan yang kokoh dan bentuk ikhtiar memberikan manfaat maksimal bagi penerimanya.
Lembaga juga membuka pintu kerja sama seluas-luasnya bagi sektor korporasi, perbankan, hingga platform e-commerce untuk membantu pengelolaan dana kurban maupun sistem pembayaran. Sinergi ini juga melibatkan peternak lokal sebagai pemasok hewan dan jasa kurir untuk pengiriman daging.
Ahmad mengakhiri sambutannya dengan ajakan untuk menyiapkan "kendaraan terbaik" menuju rida Allah SWT. Ia berharap seluruh proses kurban tahun ini dapat berjalan dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme demi kemaslahatan umat.

