Bagikan

Dompet Dhuafa Targetkan 43 Ribu Hewan Kurban di 1447 H, Perdana Buka Layanan Kurban Unta

Poin Penting

Dompet Dhuafa menargetkan pengumpulan kurban setara 43.000 ekor domba dan kambing pada 1447 H.
Untuk pertama kalinya, tersedia layanan kurban unta dengan fokus distribusi ke Timur Tengah.
Hewan kurban akan disalurkan ke daerah pelosok, wilayah bencana, hingga Gaza, Palestina.

JAKARTA, investortrust.id — Yayasan Dompet Dhuafa menetapkan target tersendiri dalam program "The Kurban Series" tahun 1447 H. Lembaga filantropi ini menargetkan pengumpulan hewan kurban hingga setara 43.000 ekor domba dan kambing untuk didistribusikan ke berbagai wilayah yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri.

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengungkapkan bahwa salah satu daya tarik utama tahun ini adalah dibukanya layanan kurban unta untuk pertama kalinya. Meski baru dimulai, Dompet Dhuafa optimis dapat menjaring minat pekurban melalui inovasi ini.

"Target untuk unta memang tidak besar, sekitar 100 ekor saja karena ini baru mulai dan publikasinya agak terlambat dibanding sapi atau domba," ujar Ahmad Juwaini saat sesi doorstep di Cibis Park, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Ahmad menjelaskan, fokus distribusi kurban unta saat ini masih berada di wilayah Timur Tengah dan Afrika. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk melaksanakan kurban unta di dalam negeri jika berhasil menemukan mitra penyedia hewan dan ada donatur yang berminat. Mengenai harga, Ahmad menyebut paket kurban unta diperkirakan hampir setara dengan harga sapi.

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, komedian legendaris Indro Warkop dan pengurus Dompet Dhuafa berfoto bersama dengan replika hewan kurban termasuk replika unta pada peluncuran program "The Kurban Series" di Cibis Park Jakarta, Sabtu (2/5/2026). Foto: Investortrust/Elsid Arendra

Baca Juga

Gandeng Komunitas, Dompet Dhuafa Prioritaskan Distribusi Kurban 1447 H ke Wilayah Bencana

Terkait prioritas wilayah distribusi, Dompet Dhuafa tetap memegang prinsip pemerataan ke daerah yang minim akses daging. Di Indonesia, fokus utama diarahkan ke daerah pedesaan, wilayah tertinggal, pelosok, serta kantong-kantong kemiskinan. Selain itu, tiga lokasi bencana di Sumatera menjadi prioritas khusus tahun ini.

"Prinsipnya kami membagi sesuai kebutuhan berdasarkan hasil inventarisasi di lapangan, bukan sekadar membagi rata jumlah hewan per provinsi," tegas Ahmad.

Sementara untuk luar negeri, distribusi diprioritaskan ke negara-negara yang sedang mengalami konflik atau bencana.

Khusus untuk Palestina, Dompet Dhuafa memastikan bantuan kurban tetap mengalir dalam bentuk daging segar. Hal ini dimungkinkan karena lembaga telah memiliki jaringan kerja sama yang kuat dengan organisasi lokal di sana melalui berbagai program jangka panjang seperti pendidikan dan kesehatan.

Saat ini, Dompet Dhuafa didukung oleh jaringan mitra yang luas untuk memastikan kelancaran program. Tercatat ada sekitar 49 mitra di dalam negeri dan sekitar 10 mitra di luar negeri yang siap membantu proses pemotongan hingga pendistribusian hewan kurban. Layanan kurban sendiri akan dibuka hingga hari Tasyrik ketiga atau H+3 Iduladha.

Yayasan Dompet Dhuafa meluncurkan program "The Kurban Series" dan menghadirkan komedian legendaris Indro Warkop sebagai pembicara di Cibis Park Jakarta, Sabtu (2/5/2026). Foto: Investortrust/Elsid Arendra
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024