Mudik Lebaran 2026, Jasa Marga (JSMR) Buka 4 Ruas Tol Fungsional
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id — PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyiapkan empat ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono menyatakan, sejumlah ruas tol fungsional tersebut disiapkan untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas di beberapa titik selama periode Angleb.
“Dalam kesempatan ini kami juga menyampaikan bahwa kami melakukan persiapan beberapa terkait ruas fungsional. Fungsional ini ada empat,” kata Rivan saat mediabriefing di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Selasa (10/3/2029).
Ruas pertama yang disiapkan adalah tol fungsional Yogjakarta–Purwomartani. Ruas ini disiapkan untuk mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Prambanan yang selama ini kerap menjadi titik pertemuan arus kendaraan.
Menurut Rivan, pengoperasian ruas fungsional tersebut memungkinkan kendaraan dari arah Yogjakarta menuju Solo dapat masuk melalui Purwomartani sehingga tidak terjadi perpotongan arus di Prambanan.
“Biasanya kepadatan itu hanya keluar di Prambanan. Sekarang masyarakat dari Jogja menuju Solo bisa masuk di Purwomartani sehingga tidak ada crossing di Prambanan,” ujarnya.
Selain itu, perseroan juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung pada ruas fungsional tersebut, antara lain rest area fungsional, kamera pemantau lalu lintas berbasis CCTV untuk trafficcounting, serta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) modular.
Ruas fungsional berikutnya adalah Tol Yogjakarta–Bawen pada Seksi 6 yang menghubungkan Bawen hingga Ambarawa sepanjang sekitar 6 kilometer (km).
Rivan menyampaikan, ruas ini disiapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur Bawen hingga kawasan Pasar Ambarawa. “Nah ini sangat bisa membantu melewati kemacetan itu karena langsung keluar di Ambarawa, jadi setelah pasar,” ucapnya.
Baca Juga
Tinjau SPBU 'Rest Area' KM 57, Komut Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026
Ruas fungsional lainnya adalah Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan yang menghubungkan Sadang hingga Setu. Ruas ini direncanakan dioperasikan secara fungsional setelah 15 Maret 2026 dan difokuskan untuk melayani arus balik dari arah Bandung dan ruas Cipularang.
Rivan menjelaskan, pengoperasian ruas tersebut bertujuan untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi di KM 66 jalan tol Jakarta–Cikampek. “Karena ini akan mengurai (kepadatan lalu lintas), supaya tidak ketemu di KM 66. Maka masyarakat kemudian diminta memilih atau mungkin bahkan diwajibkan melewati Japek II Selatan ini,” jelasnya.
Ruas terakhir yang disiapkan adalah tol fungsional Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) dengan panjang sekitar 49 hingga 50 kilometer. Ruas ini akan menghubungkan wilayah Probolinggo hingga Besuki di Jawa Timur.
Menurut Rivan, ruas tersebut dapat mempercepat perjalanan masyarakat dari Surabaya menuju Situbondo maupun Besuki. Pada ruas ini juga disiapkan restarea fungsional dengan kapasitas sekitar 238 kendaraan serta lima bilik toilet portabel.
Jasa Marga juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk mengatur lalu lintas di pintu keluar tol agar tidak terjadi kepadatan seperti yang pernah terjadi di waktu silam pada pintu keluar Tol Brebes Timur alias kawasan Brebes Exit (Brexit). “Ini paling siap digunakan dua arah, dan ini berarti akan mempersingkat perjalanan masyarakat dari Surabaya sampai dengan Situbondo atau Besuki,” tandas Rivan.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkap ada sembilan ruas tol fungsional yang dapat digunakan masyarakat tanpa tarif selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026/1447 Hijriah.
Baca Juga
Jasa Marga (SMR) Proyeksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Mudik Lebaran 2026
Ia mengatakan, ruas tol fungsional tersebut disiapkan di sejumlah titik strategis guna mendukung kelancaran arus kendaraan pemudik di periode peak season.
Menurut Dody, pengoperasian ruas tol fungsional serta rest area fungsional merupakan langkah rutin pemerintah setiap musim mudik Lebaran untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat.
Berikut daftar 9 ruas jalan tol fungsional saat Lebaran 2026 mengacu data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT):
1. Tol Sigli – Banda Aceh
• Seksi 1 Padang Tiji – Seulimeum
• Panjang: 24,67 km
• Skema operasional mengikuti jalur Nataru 2025/2026
2. Tol Palembang – Betung
• Seksi 1 Kramasan – Sungai Rengas (21,50 km)
• Seksi 2 Sungai Rengas – Pangkalan Balai (33 km)
• Dapat digunakan dua arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus)
3. Tol Probolinggo – Banyuwangi
• Seksi 1 Gending – Kraksaan
• Seksi 2 Kraksaan – Paiton (24,08 km)
• Seksi 3 Paiton – Besuki (25,60 km)
• Sebagian segmen satu arah khusus Golongan I non-bus
4. Tol Serang – Panimbang
• Seksi 2 Rangkasbitung – Cileles
• Panjang: 24,17 km
• Satu arah Jalur A khusus Golongan I non-bus
5. Tol Ciawi – Sukabumi
• Sebagian Seksi 3 Cibadak – Akses Sementara Karangtengah
• Panjang: 4,965 km
• Satu jalur satu arah, diskresi kepolisian
• Hanya Golongan I non-bus
6. Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan
• Seksi 3 Setu – Sukaragam (10,50 km)
• Seksi 4 Sukaragam – Sukabungah (13 km)
• Seksi 5 Sukabungah – Kutanegara (22,75 km)
• Seksi 6 Kutanegara – Sadang (8,5 km)
• Dibuka situasional untuk arus balik menuju Jakarta (Golongan I non-bus)
7. Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulonprogo
• Seksi 1 Paket 1.2B Prambanan – Purwomartani
• Panjang: 12,23 km
• Skema 2 lajur 1 arah saat arus balik
8. Tol Yogyakarta – Bawen
• Seksi 6 SS Ambarawa – JC Bawen
• Panjang: 4,98 km
• Operasional situasional satu arah, Golongan I non-bus
9. Akses Tol IKN
• Seksi 1B (sebagian) dan Seksi 3A, 3A-2, 3B, 3B-2, 5A, 5B, 6A
• Panjang: 55,12 km
• Mendukung akses Ring Road Balikpapan menuju Tol Balikpapan–Samarinda (1 arah)

