Cerita Mitra UMiMAX Pertamina, Sempat Jadi Tukang Parkir, Kini 'Cuan' dari Kopi Keliling
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) Pertamina mendorong 168 pelaku usaha ultra-mikro bangkit dari keterpurukan dengan menyalurkan hibah lebih Rp 1,17 miliar sejak diluncurkan akhir 2025, sekaligus memperkuat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
Menjelang senja di Masjid Cut Meutia, Jakarta, deretan gelas kopi dan matcha tersusun rapi di atas meja. Kumandang azan yang menghantar iftar terasa makin istimewa dengan aroma minuman segar. Di balik meja sederhana itu, para pelaku usaha ultra-mikro yang tergabung dalam program UMiMAX melayani jemaah berbuka puasa.
Salah satunya Ahmad Gojali (38), yang sebelumnya sempat kehilangan pekerjaan sebagai tenaga penjual. Setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), ia bertahan dengan menjadi tukang parkir dengan penghasilan sekitar Rp 1,5 juta per bulan. Jumlah itu hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari dan belum mampu menjamin masa depan dua anaknya.
“Hidup rasanya seperti jalan di tempat. Mau usaha tidak punya modal, mau kerja tetap belum dapat, bingung harus bagaimana,” katanya dikutip Kamis (5/3/2026).
Baca Juga
Dua Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Jalur Alternatif Crude Dipersiapkan
Kesempatan berubah ketika ia mengenal UMiMAX, program pemberdayaan dari PT Pertamina (Persero), badan usaha milik negara (BUMN) di sektor energi. Program ini menargetkan korban PHK dan masyarakat ekonomi lemah dengan memberikan bantuan peralatan usaha serta pembinaan berkala untuk memulai usaha ultra mikro.
Dari bantuan tersebut, Ahmad memulai usaha kopi keliling. Ia perlahan membangun pelanggan tetap di sejumlah titik keramaian. Penghasilannya kini meningkat menjadi sekitar Rp 3 juta per bulan, cukup untuk membayar kontrakan rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih tenang.
“Alhamdulillah, yang berubah bukan cuma pendapatan, tetapi rasa percaya diri saya yang mulai bangkit untuk terus melanjutkan hidup,” ujarnya.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, UMiMAX yang diluncurkan pada akhir 2025 itu telah memberikan dukungan kepada 168 penerima manfaat di berbagai wilayah. Ia menegaskan program tersebut dirancang untuk mendukung target pengentasan kemiskinan pemerintah. “Program ini diluncurkan untuk ikut mendukung target pengentasan kemiskinan dari Pemerintah,” ujar Baron.
Baron menyampaikan, total dana hibah yang tersalurkan mencapai lebih dari Rp 1,17 miliar. Para pelaku usaha yang tergabung dalam UMiMAX membukukan total perputaran omzet lebih dari Rp 1,15 miliar dengan total laba melampaui Rp 416 juta. Rata-rata margin laba mingguan mitra tercatat 36,68%.
Momentum Ramadan turut memperkuat makna program tersebut. Melalui dukungan Pertamina, para mitra memproduksi dan membagikan lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha gratis sebagai takjil bagi jamaah di Masjid Cut Meutia. Kegiatan ini tetap berjalan seiring dengan aktivitas usaha mereka yang terus berkembang. “Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi,” kata salah satu mitra UMiMAX.
Baca Juga
Pertamina menegaskan UMiMAX sebagai ekosistem pemberdayaan ultra mikro berkelanjutan, bukan sekadar bantuan modal. Program ini diarahkan untuk mengembalikan kemandirian ekonomi dan membangun kembali kepercayaan diri masyarakat rentan agar mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Di balik setiap gerobak yang kembali beroperasi, tersimpan harapan keluarga yang mulai pulih. Sementara di setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, terpatri kisah tentang perjuangan dan solidaritas yang tumbuh bersama.

