Konsumsi Gasoline Diproyeksi Naik 12% pada Periode Lebaran, Pertamina Perkuat Stok
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh menjaga pasokan energi selama periode mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2026, dengan memastikan ketersediaan BBM, LPG, dan avtur tetap aman di tengah proyeksi lonjakan konsumsi, Senin (2/3/2026).
Pertamina memproyeksikan konsumsi gasoline meningkat 12% selama periode Idulfitri 2026.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Perayaan Idulfitri 1447 H di Auditorium Mutiara Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Jakarta yang dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah pimpinan lembaga terkait.
Baca Juga
Dua Sumur Baru Pertamina Mahakam Beroperasi, Produksi Gas Tembus 45 Mmscfd
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan melalui Satgas Rafi 2026, perusahaan memastikan masyarakat memperoleh akses energi secara mudah baik selama perjalanan mudik maupun di kampung halaman.
“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujar Simon dikutip Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan data historis dan koordinasi lintas fungsi, Pertamina memproyeksikan konsumsi gasoline meningkat 12% selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Konsumsi LPG diperkirakan naik 4% dan avtur 2,8%, sementara gasoil diprediksi menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat. Untuk mengantisipasi tren tersebut, perseroan memperkuat ketahanan stok BBM nasional pada level rata-rata 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026.
Penguatan Layanan di Jalur Mudik
Simon menjelaskan Pertamina menyiapkan penguatan suplai di berbagai titik strategis seperti jalur tol, rest area, bandara, pelabuhan, serta kawasan wisata yang mengalami lonjakan mobilitas. Selain itu, perusahaan meningkatkan monitoring kualitas dan kuantitas stok secara berkala.
Perseroan juga mengoptimalkan layanan digital MyPertamina selama Ramadan melalui berbagai program promosi. Fasilitas tambahan berupa Serambi MyPertamina disediakan sebagai tempat istirahat pemudik di sejumlah titik, dilengkapi layanan motoris BBM dan LPG serta bantuan darurat.
“Kami menyiagakan 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam di jalur utama dan area dengan kepadatan kendaraan tinggi, 6.300 agen LPG, serta sebanyak 200 unit mobil tangki disiagakan sebagai suplai cadangan. Untuk daerah yang tidak terdapat SPBU permanen dan kawasan wisata, kami menyiapkan 64 titik Kios Pertamina Siaga dan layanan modular agar masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan,” tambah Simon.
Baca Juga
Selain fokus pada koridor Sumatra-Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas Kalimantan-Sulawesi, Pertamina memberi perhatian khusus pada wilayah rawan bencana dengan menyiapkan stok penyangga. Untuk remote area dan kepulauan, pengiriman dilakukan lebih awal dengan monitoring intensif guna memastikan distribusi berjalan lancar.
“Seluruh langkah ini adalah bentuk pengabdian kami agar masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan kemenangan Idulfitri bersama keluarga dengan tenang, aman, dan penuh sukacita,” tutup Simon.

