Kemenhan Buka Potensi Krakatau Steel Jadi Kawasan Industri Pertahanan Terpadu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membuka potensi PT Krakatau Steel untuk dikembangkan sebagai kawasan industri pertahanan terpadu.
Hal ini dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto usai bertemu dengan jajaran PT Krakatau Steel di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), di Jakarta pekan lalu.
Pertemuan tersebut membahas pengembangan integrated defense area di PT Krakatau Steel. Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional.
Direktur Utama PT Krakatau Steel Muhamad Akbar menyatakan kesiapan perusahaan untuk berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan. Gagasan tersebut dinilai sejalan dengan konsep pengembangan kewilayahan dan rencana besar penguatan industri pertahanan nasional.
Baca Juga
Bos Krakatau Steel Ungkap 2 Pabrik Bajanya Tutup Karena Baja China
Menanggapi hal tersebut, Wamenhan menyampaikan apresiasi atas penawaran kerja sama dari Krakatau Steel. "Kami mengapresiasi tawaran kerja sama ini dan akan melaporkannya kepada Menteri Pertahanan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” ujar Donny dikutip dari Biro Infohan Setjen Kemenhan, Senin (9/2/2026).
Wamenhan menegaskan konsep integrated defense area perlu dikaji secara menyeluruh sebelum diimplementasikan. “Kajian komprehensif penting agar implementasinya berjalan optimal dan sesuai kebutuhan pertahanan negara,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenhan didampingi Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemenhan, Sekretaris Ditjen Strategi Pertahanan Kemenhan, serta Direktur Wilayah Pertahanan Ditjen Strategi Pertahanan Kemenhan. Sementara itu, Dirut Krakatau Steel turut didampingi Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio.

