Bos VinFast 'Spill' Soal Mobil Premium Lac Hong, Kapan Masuk Indonesia?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto memberikan sedikit gambaran mengenai mobil premium VinFast Lac Hong 900 LX saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Namun, kehadiran sedan mewah tersebut di pasar Indonesia tampaknya belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Pria yang akrab disapa Kerry itu memastikan VinFast belum berencana membawa Lac Hong 900 LX ke Tanah Air pada tahun ini. “Kalau Lac Hong di tahun ini belum ada rencana,” ujarnya saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai segmen kendaraan tersebut, Kerry memilih tidak menjelaskan secara rinci. Ia menegaskan Lac Hong 900 LX di Vietnam memang diperuntukkan bagi kebutuhan pemerintah.
“Di Vietnam kan memang B2G, untuk tamu negara hingga pejabat pemerintah, tapi belum ada rencana masuk ke Indonesia,” sambungnya.
Baca Juga
Motor Listrik VinFast Siap Masuk Indonesia pada Awal Semester II 2026
Sebagai informasi, VinFast Lac Hong 900 LX merupakan salah satu model paling prestisius dari pabrikan otomotif asal Vietnam tersebut. Mobil ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada peringatan 80 tahun Hari Nasional Vietnam, 2 September 2025.
Varian lapis baja Lac Hong 900 LX dikembangkan bersama INKAS Armored Vehicle Manufacturing asal Kanada, yang dikenal sebagai produsen kendaraan lapis baja kelas dunia. Model ini diklaim menjadi simbol kebanggaan nasional Vietnam.
Kendaraan tersebut dibekali bodi dan kaca antipeluru serta sekat lapis baja di bagian belakang. Mobil ini telah melalui pengujian ketat di Beschussamt Ulm, Jerman, dengan kemampuan menahan 440 tembakan peluru tajam dan 11 ledakan dari atas maupun bawah kendaraan.
Dengan sertifikasi VPAM VR7, Lac Hong 900 LX juga mampu menahan peluru NATO Ball M80 hingga granat DM51. Fitur keselamatan lainnya mencakup ban run-flat yang dapat melaju 80-100 kilometer setelah tertusuk, suplai oksigen darurat, sistem pemadam api terintegrasi, telepon satelit, lampu peringatan, hingga sirene yang disesuaikan dengan kebutuhan misi.

