Gantikan Budi Waseso, Bayu Krisnamurthi Nakhoda Baru Bulog
Jakarta, investortrust.id – Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Bayu Krisnamurthi menjadi Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Budi Waseso. Bayu sebelumnya menjabat Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog. Sedangkan Budi Waseso mendapat tugas baru sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Keputusan Bayu menjadi nakhoda baru di Bulog tertuang dalam SK Menteri BUMN Nomor SK-341/MBU/12/2023 tanggal 1 Desember 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perum Bulog. Dalam SK tersebut Erick Thohir juga menambah satu direksi di Perum Bulog yaitu Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan, sehingga susunan direksi Bulog menjadi enam direksi.
Sementara itu, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang dilakukan Semen Indonesia Group (SIG) pada hari yang sama, telah diputuskan bahwa Budi Waseso diangkat sebagai Komisaris Utama SIG menggantikan mantan Menkominfo Rudiantara.
Menanggapi keputusan tersebut, Budi Waseso mengatakan, selaku abdi negara dirinya menerima segala kebijakan dari pemerintah. Dia bersyukur telah memimpin Bulog selama lebih dari lima tahun lebih.
"Dan saya percaya, pengganti saya di Bulog akan meneruskan transformasi yang sudah berjalan,” kata Budi Waseso seusai serah terima jabatan yang dilakukan secara online pada Jumat malam, yang berlangsung singkat dan dihadiri oleh direksi lama dan direksi baru Bulog. Budi Waseso tengah mengadakan kunjungan kerja ke Aceh saat pergantian jabatan tersebut.
Budi Waseso diangkat menjadi Dirut Bulog sejak April 2018. Pada April 2023, Menteri BUMN kembali mengangkatnya melanjutkan kepemimpinan di BUMN sektor pangan tersebut.
Sedangkan Bayu Krisnamurthi mengatakan, amanah dan kepercayaan negara yang harus di jaga dengan baik, apalagi mengingat posisi Bulog dalam menjaga kedaulatan pangan. “Sekaligus melanjutkan kepemimpinan Pak Budi Waseso yang menurut saya sudah baik dalam mengawal berjalannya transformasi Bulog sampai saat ini,” ujar Bayu.
Bayu juga memuji kepemimpinan Buwas karena mampu membawa Bulog melewati masa sulit, dan mampu menjaga institusi Bulog menjadi kuat serta dapat menjalankan setiap misi yang ditugaskan negara dengan baik.
Bayu Krisnamurthi sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan. Jabatan itu diemban di masa Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, yakni dari Oktober 2011 hingga Oktober 2014.
Seusai sertijab, sebagai nakhoda baru, Bayu melaksanakan rapat terbatas dengan direksi lama dan baru untuk membahas strategi ke depan, khususnya menghadapi masa libur panjang Natal dan Tahun Baru. Selain itu juga mengantisipasi menghadapi kompleksitas dan ketidakpastian global.
Bersamaan dengan perombakan direksi Perum Bulog, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengangkat Arief Prasetyo Adi sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum BULOG menggantikan Bayu Krisnamurthi.
Dengan demikian, susunan Direksi Perum Bulog per 1 Desember adalah:
Direktur Utama: Bayu Krisnamurthi
Direktur Keuangan: Bagya Mulyanto
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik: Mokhamad Suyamto
Direktur Bisnis: Febby Novita
Direktur Human Capital: Purnomo Sinar Hadi
Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan: Sonya Mamoriska
Susunan Dewan Pengawas Perum Bulog:
Ketua: Arief Prasetyo Adi
Anggota Independen: Dian Safitri
Anggota Independen: Donny Gahral Adian
Anggota: Musdhalifah Machmud
Anggota Independen: Zainut Tauhid
Anggota: Fadjry Djufry

