SCash-KBI Kolaborasi Perkuat Ekosistem Komoditas Digital untuk UMKM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan teknologi asal Singapura SCash melakukan kemitraan strategis dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Kolaborasi ini ditujukan untuk mendorong penguatan ekosistem komoditas digital yang berkelanjutan, transparan, dan efisien, khususnya bagi UMKM, koperasi, dan pelaku usaha desa.
Kemitraan ini menggabungkan kapabilitas teknologi dan pengembangan ekosistem SCash dengan peran KBI sebagai badan usaha milik negara yang menjalankan fungsi kliring, penyelesaian, serta tata kelola perdagangan komoditas nasional. Langkah ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha berbasis komunitas ke pasar komoditas terstruktur.
“Komitmen SCash tidak berhenti pada pembangunan platform teknologi,” kata CEO SCash Michael Lee Eng Yew dalam keterangan resmi, Selasa (3/2/2026). Ia mengatakan, kolaborasi ini menegaskan komitmen jangka panjang SCash dalam mendukung ekonomi Indonesia.
Ia menambahkan bahwa fokus utama perusahaan adalah memastikan partisipasi ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal. “Kami ingin memungkinkan keterlibatan ekonomi yang riil dengan bekerja sama erat bersama institusi nasional tepercaya seperti KBI dan mitra ekosistem lokal,” katanya.
Baca Juga
ICH Resmi Terdaftar Sebagai Lembaga Kliring Berjangka Pasar Uang dan Valuta Asing (PUVA)
Data perusahaan menunjukkan UMKM mencakup hampir 99% dari seluruh unit usaha di Indonesia, termasuk jutaan pelaku usaha komoditas dan bisnis desa. Namun, sebagian besar masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap infrastruktur digital, sistem tata kelola, dan pasar formal.
Melalui kerja sama ini, SCash menempatkan diri sebagai mitra ekosistem jangka panjang yang menyediakan solusi teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi bisnis komoditas. Inisiatif tersebut juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Asosiasi Pengusaha Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI), yang berperan mewakili kepentingan pelaku ekonomi akar rumput.
Di sisi lain, SCash juga aktif mendukung program sosial-ekonomi di berbagai daerah. Salah satunya adalah kampanye #EmpowerWomenSentani di Papua yang mendorong penguatan kapasitas pengusaha perempuan melalui proses seleksi transparan dan pelatihan berbasis komunitas.
Dalam pengembangan ekosistem komoditas, kemitraan ini juga melibatkan PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia (KPBI) serta mitra strategis lainnya untuk mengoptimalkan Sistem Resi Gudang (SRG). Integrasi sistem tersebut diharapkan meningkatkan aksesibilitas pembiayaan, efisiensi distribusi, serta nilai tambah komoditas lokal.
“Kerja sama ini bukan sekadar pengumuman satu kali. Ini merupakan fondasi kolaborasi jangka panjang untuk mendukung bisnis komoditas yang berkelanjutan dan memberdayakan pengusaha desa agar tumbuh dengan percaya diri dalam ekonomi formal Indonesia.” tutup Michael Lee.

