Melonjak Rp 90.000, Harga Emas Antam (ANTM) Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Jumat (23/1/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,880 juta atau naik Rp 90.000 dari Kamis (22/1/2026) Rp 2,790 juta per gram didorong ketegangan geopolitik global, pelemahan dolar AS, serta ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral AS.
Pencapaian hari ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH). Adapun rekor sebelumnya di level Rp 2,805 juta per gram yang dicetak pada Rabu 21 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,715 juta atau naik Rp 80 .000 dari sebelumnya Rp 2,635 juta.
Baca Juga
Harga Emas dan Perak Sama-sama Cetak Rekor Baru Dipicu Geopolitik dan Pelemahan Dolar
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang menembus level US$ 4.900 per ons untuk pertama kalinya pada Kamis (23/1/2025) waktu AS. Harga emas spot melonjak ke rekor tertinggi US$ 4.917,65 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup menguat 1,6% ke level US$ 4.913,4 per ons.
Penguatan harga logam mulia terjadi seiring pelemahan dolar AS sebesar 0,4%. Kondisi tersebut membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih menarik bagi pembeli di luar negeri, sehingga mendorong permintaan global.
Sentimen geopolitik menguat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan telah mengamankan akses total dan permanen Amerika Serikat ke Greenland melalui kesepakatan dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO). Kepala NATO menyatakan negara-negara sekutu perlu meningkatkan komitmen terhadap keamanan kawasan Arktik untuk menangkal ancaman dari Rusia dan China.
Baca Juga
Meski demikian, rincian kesepakatan tersebut belum sepenuhnya jelas. Denmark menegaskan bahwa kedaulatannya atas Greenland tidak dapat dinegosiasikan, sehingga memicu ketidakpastian lanjutan di pasar global.
Dari sisi data ekonomi, laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS terbaru menunjukkan pengeluaran konsumen meningkat pada November dan Oktober. Data tersebut mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang kuat selama tiga kuartal berturut-turut.
Pasar keuangan memperkirakan bank sentral AS akan memangkas suku bunga acuan sebanyak dua kali masing-masing seperempat poin persentase pada paruh kedua tahun ini. Ekspektasi tersebut meningkatkan daya tarik emas, karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,490 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,880 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,700 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,525 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,175 juta
- Emas 10 gram: Rp 28,295 juta
- Emas 25 gram: Rp 70,612 juta
- Emas 50 gram: Rp 141,145 juta
- Emas 100 gram: Rp 282,212 juta
- Emas 250 gram: Rp 705,265 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,410,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,820,600 miliar.

