HKI Sebut 10 Perusahaan Rusia Minati Investasi ke Indonesia di Tengah Geopolitik Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Himpunan Kawasan Industri (HKI) melihat peluang masuknya investasi baru ke Indonesia di tengah tensi geopolitik global yang memanas, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat (AS) serta konflik Rusia–Ukraina. Kondisi tersebut dinilai membuka ruang relokasi basis industri ke Tanah Air.
Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana menyampaikan terdapat 10 perusahaan asal Rusia yang menyatakan minat masuk ke Indonesia. Perusahaan tersebut antara lain bergerak di bidang farmasi, perkapalan, hingga industri drone.
Baca Juga
Trump Garansi China dan Rusia Tetap Boleh Beli Minyak Venezuela
“Rusia masuk 10 perusahaan. Ada drone, farmasi, kapal. Kami juga akan berangkat lagi ke Rusia untuk menindaklanjuti kerja sama ini,” ujar Ma’ruf di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026).
Ma’ruf belum dapat mengungkapkan nilai investasi karena masih terikat perjanjian Non-Disclosure Agreement (NDA). “Nilai investasinya masih NDA. Belum bisa kami sebutkan, tapi sudah deal,” tegasnya.
Baca Juga
Kawasan Industri Tarik Investasi Rp 6.744 Triliun dan Serap 24 Juta Tenaga Kerja
Di sisi lain, HKI mendukung proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri yang tengah digodok pemerintah bersama DPR RI. Ma’ruf menilai regulasi tersebut penting untuk mendorong ekspansi pelaku industri sekaligus merapikan tumpang tindih aturan.
“Pengembang kawasan industri rata-rata siap ekspansi. Tapi tumpang tindih aturan membuat industri tidak bisa berkembang leluasa. Karena itu kami mendesak agar UU Kawasan Industri segera lahir,” tutup Ma’ruf.

