Prabowo Setujui Rencana Tol Lembah Anai Jadi Solusi Pascabencana
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyebut rencana pembangunan Jalan Tol Lembah Anai, Sumatra Barat telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapatkan 'lampu hijau' dari kepala negara. Proyek tersebut disiapkan sebagai solusi jangka panjang pascabencana banjir bandang dan longsor yang merusak jalur utama di kawasan tersebut.
Sebagai gambaran, Lembah Anai merupakan jalur nasional di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi. Akses ini mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan longsor pada akhir 2025.
“Jalan tol Lembah Anai termasuk salah satu yang sudah sempat saya sounding ke Presiden dan sudah beliau oke,” kata Dody dalam media briefing di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar menjelaskan, pembangunan Jalan Tol Lembah Anai masih berada pada tahapan awal berupa studi dan perencanaan.
Menurutnya, sejumlah proses harus dilalui sebelum masuk ke tahap konstruksi. Tahapan tersebut meliputi penyusunan pra-studi kelayakan dan studi kelayakan, kajian lingkungan atau analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), serta perencanaan dinding penahan tanah (DPT).
Setelah itu, proyek akan masuk ke proses lelang, penyusunan desain, hingga pelaksanaan pembangunan. “Jadi ini tahapannya memang lagi tahapan desain, persiapan studi kelayakan, amdal, dan DPT untuk menuju ke proses pembangunan konstruksi,” ujar Roy.
Baca Juga
Anggaran Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatra Berpotensi Naik hingga Rp 74 Triliun
Roy menambahkan, pembiayaan proyek Tol Lembah Anai akan disesuaikan dengan arahan Presiden ke-8 RI dan Menteri PU yang menjadikannya sebagai prioritas.
Adapun sumber pembiayaan tersebut antara lain berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pinjaman atau loan, serta keterlibatan investor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Sumber-sumber pembiayaan karena ini memang prioritas arahan Bapak Presiden dan Pak Menteri, pasti akan dicari sumber-sumber pembiayaan lain,” kata Roy.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida menyampaikan, kementerian telah melakukan penjajakan awal dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) terkait opsi pendanaan proyek tersebut.
“Jadi memang ini karena kemarin arahan Pak Menteri, jadi kemarin AIIB juga sudah kita sounding terkait yang teman-teman Bina Marga siapkan FS-nya dan untuk pendanaan loan, ada proses di lender,” ujar Wida.
Sebagai informasi, jalur Lembah Anai telah kembali dibuka secara fungsional terbatas untuk kendaraan sejak Desember 2025 sebagai bagian dari upaya pemulihan sementara sebelum pembangunan infrastruktur permanen dilakukan.

