Menteri PU: Jembatan Penghubung Bireuen–Lhokseumawe Dibangun Permanen Pekan Depan
Poin Penting
|
BIREUEN, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan memulai pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum atau Kuta Blang di ruas Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara pada Selasa (20/1/2026).
Pembangunan tersebut dilakukan setelah jembatan penghubung Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe sempat terputus akibat banjir bandang pada 26 November 2025.
Baca Juga
Menteri Ara dan Mendagri ke Aceh Tinjau Penanganan Darurat dan Pembangunan Hunian
“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” kata Menteri PU, Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (14/1/2026).
Jembatan Krueng Tingkeum berada di ruas Batas Bireuen–Aceh Utara (Lintas Timur) yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kota Lhokseumawe. Jembatan eksisting yang memiliki panjang 120 meter dengan tiga bentang dan struktur gelagar baja yang dibangun pada 2017 itu mengalami kerusakan dan terputus akibat banjir bandang.
Sebagai penanganan darurat, Kementerian PU telah memasang Jembatan Bailey sepanjang 63 meter pada bentang yang rusak. "Jembatan Bailey tersebut telah dibuka secara fungsional sejak 27 Desember 2025. Selain itu, jalur alternatif Awe Geutah telah difungsikan sejak 18 Desember 2025," tambah Dody.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro menyampaikan, Jembatan Krueng Tingkeum merupakan salah satu infrastruktur strategis penghubung utama antarwilayah. “Kementerian PU telah memprioritaskan penanganan permanen jembatan ini dengan penugasan kepada penyedia jasa BUMN,” ujar Heri.
Baca Juga
1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapsel Ditargetkan Tuntas Sebelum Ramadan
Ia menjelaskan, tahapan awal pekerjaan permanen telah dimulai, meliputi pembebasan lahan, pemindahan utilitas dan tiang listrik, serta persiapan pekerjaan pemancangan. “Apabila tidak ada kendala, khususnya terkait distribusi material, pemancangan perdana jembatan permanen direncanakan mulai dilaksanakan pada 20 Januari atau Selasa depan,” ungkap Heri.
Salah seorang pengguna jalan, Abdullah (45), menyambut baik dimulainya pembangunan permanen jembatan tersebut. “Alhamdulillah sekarang sudah bisa lewat lagi. Aktivitas kami jadi lancar, tidak perlu memutar jauh. Kami berharap jembatan permanennya segera selesai,” tutur dia.

