Ketua Komisi XII DPR Sebut Pembangunan RDMP Balikpapan Sejalan Asta Cita Prabowo
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya menyampaikan apresiasi atas peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan kemandirian pengolahan minyak dalam negeri, sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita.
RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar US$ 7,4 miliar atau setara Rp 123 triliun. Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan Kilang Balikpapan meningkat dari 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari, sehingga menjadikannya kilang minyak terbesar di Indonesia.
Baca Juga
PT Kilang Pertamina Perpanjang Kerja Sama Jual Beli Produk Petrokimia dengan Pertachem
“Peresmian RDMP Balikpapan merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kapasitas kilang yang meningkat, ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat ditekan secara bertahap,” ujar Bambang Patijaya, dikutip Rabu (14/1/2026).
Dia menilai, peningkatan kapasitas dan kemampuan kilang Balikpapan akan memberikan dampak langsung terhadap ketahanan pasokan energi nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di dalam negeri. Dengan kemampuan pengolahan yang lebih besar, pasokan energi menjadi lebih stabil dan risiko gangguan distribusi dapat diminimalkan.
Dalam perspektif Asta Cita, Bambang menegaskan bahwa penguatan infrastruktur energi nasional melalui modernisasi kilang merupakan bagian penting dari upaya membangun kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan nasional, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.
Selain memperkuat pasokan energi, RDMP Balikpapan juga dinilai memperkokoh struktur industri pengolahan migas nasional. Modernisasi kilang mendorong peningkatan nilai tambah di dalam negeri serta memperkuat peran sektor energi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Baca Juga
Sepanjang 2025, KPI Cetak 'Yield' Kilang 94% hingga Olah 300 Juta Barel
Bambang menegaskan bahwa proyek RDMP Balikpapan memiliki arti strategis dalam mendorong kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Keberadaan kilang berkapasitas besar dan modern menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi jangka menengah dan panjang.
“Komisi XII DPR mendukung penuh langkah pemerintah dalam memodernisasi kilang nasional. RDMP Balikpapan harus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan energi nasional yang sejalan dengan Asta Cita, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ucap Bambang.

