Bagikan

Intip Rencana Satgas Perumahan Sulap Kompleks DPR Kalibata Jadi Rusun MBR

Poin Penting

Lahan eks hunian DPR seluas 23 hektare di Kalibata disiapkan jadi rusun MBR.
Harga rusun diperkirakan Rp 360 juta hingga Rp 400 juta per unit dengan skema tanah gratis.
Proyek ini ditargetkan menekan backlog hunian hampir 10 juta unit.

JAKARTA, investortrust.id — Satuan Tugas (Satgas) Perumahan menyiapkan rencana pemanfaatan lahan eks hunian DPR di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan untuk dikembangkan menjadi rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Anggota Satgas Perumahan, Panangian Simanungkalit menyatakan, lahan milik negara tersebut memiliki luas sekitar 23 hektare (ha) dan dinilai strategis untuk pembangunan hunian vertikal di pusat kota.

Baca Juga

Maruarar Siapkan Rusun Subsidi dari Medan hingga Manado

“Bayangkan ya, ada kawasan di Kalibata milik pemerintah negara. Tadinya dibuat oleh DPR kan, tetapi DPR dikasih homeallowance. Di situ ada (lahan) 23 hektare, coba bayangkan di situ dibangun rumah susun, harganya Rp 9 juta kali luasnya sekitar 40 meter persegi, berarti harga jualnya sekitar Rp 360 juta karena tanahnya dianggap gratis,” kata Panangian saat mediabriefing di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait (tiga dari kiri) saat meninjau Rusun Pasar Rumput di Jakarta, Minggu (27/10/2024). Foto: Dok. Kementerian PKP

Panangian menilai, skema tersebut akan memberikan manfaat langsung kepada MBR mengingat harga hunian di kawasan sekitar Kalibata saat ini jauh lebih tinggi. “Sekarang yang diuntungkan siapa kalau dijual Rp 360 juta? Sudah pasti rakyat, karena di Kalibata City sudah Rp 1 miliar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah dapat melakukan terobosan dengan memberikan hak guna bangunan (HGB) dalam jangka panjang sebagai dasar pemanfaatan lahan negara tersebut. “Jadi pemerintah membuat terobosan, land for free, cuman mungkin dikasihlah HGB 50 tahun,” ucap Panangian.

Baca Juga

Pemerintah Matangkan Rencana Penyesuaian Harga Rusun Bersubsidi Perkotaan

Dengan skema tersebut, Satgas Perumahan menilai hunian vertikal di pusat kota dapat disediakan dengan harga sekitar sepertiga dari harga pasar. “Namun, ingat harganya hanya Rp 400 juta, berarti sepertiga harga dari yang ada,” tutur Panangian.

Dikatakan Panangian, rencana pengembangan rusun tersebut merupakan bagian dari dorongan pembangunan 1 juta rumah susun di perkotaan yang diharapkan dapat menekan backlog hunian nasional yang hampir menyentuh 10 juta unit.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024