Jalan Utama KIPP IKN Hampir Rampung, Ini Perinciannya
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan pembangunan Jalan 1B–1C atau jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN hampir selesai. Proyek ini digarap melalui tujuh paket pekerjaan dengan rata-rata progres mencapai 99%.
Mengacu keterangan resmi OIKN, paket A tercatat progres 99% per awal 2026. Paket ini merupakan jalan seksi 1 sepanjang 1,3 kilometer (km) yang menghubungkan hunian vertikal aparatur sipil negara (ASN) 1 hingga ke arah lapangan PSSI.
Sementara itu, paket B dan paket C telah mencapai progres 100%. Adapun paket B merupakan jalan seksi 2 sepanjang 1,9 km yang melewati sejumlah persil strategis, termasuk Sekolah Al-Azhar.
Adapun paket C merupakan jalan seksi 3 sepanjang 1,8 km yang melayani akses menuju kawasan pendidikan, seperti Sekolah Taruna Nusantara. Sedangkan paket D telah mencapai progres 100%. Paket ini merupakan jalan seksi 5 sepanjang 2,2 km yang mendukung konektivitas antar-kawasan persil investasi pergudangan Sunhub.
Baca Juga
Untuk paket E, progres pembangunan tercatat sebesar 99%. Paket ini merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 km yang menghubungkan lapangan PSSI dengan RS Mayapada.
Selanjutnya, progres paket F dengan progres di 100%. Jalan sepanjang 2,5 km ini menghubungkan sisi samping dan lanjutan jalan tol seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo, serta terhubung dengan exit Tol Pulau Balang. Lebih jauh, paket G telah mencapai progres 100%. Paket ini merupakan jalan seksi 4 sepanjang 1 km yang mengarah ke Sekolah Taruna Nusantara.
Atas capaian tersebut, OIKN menyatakan, pembangunan Jalan KIPP 1B–1C menjadi bagian dari infrastruktur dasar untuk memperkuat konektivitas antar-kawasan strategis di KIPP IKN, termasuk kawasan pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, dan hunian.
Baca Juga
Wapres Gibran Cek Progress Pembangunan Fasilitas Pendidikan IKN
"Kami berkomitmen untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi terwujudnya Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia," tulis Otorita IKN, dikutip Rabu (7/1/2026).

