Pertamina Punya Aset di Venezuela, Begini Nasibnya Seusai Penangkapan Maduro oleh Trump
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Anak usaha PT Pertamina (Persero), yaitu PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) memiliki aset di Venezuela. Namun, PIEP mengonfirmasi bahwa perkembangan situasi di Venezuela yang memanas belakangan ini tidak berdampak terhadap aset dan staf mereka di sana.
Baca Juga
Pertamina Hulu Energi Tutup Tahun 2025 Dengan Temuan Migas Baru
Manager Relations Pertamina Internasional EP (PIEP) Dhaneswari Retnowardhani menyampaikan, seluruh aktivitas perusahaan di Venezuela tetap berjalan dalam kondisi aman, meski Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke negara tersebut seiring dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Dhaneswari dalam keterangan kepada media, di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Dia menegaskan, PIEP terus melakukan pemantauan secara cermat terhadap dinamika situasi yang berkembang, serta menjalin koordinasi yang berkelanjutan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas. “Ini sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dan komitmen perusahaan dalam memastikan keselamatan serta keberlangsungan operasional,” tegas Dhaneswari.
Baca Juga
Tutup 2025, Pertamina Catat Temuan Migas Signifikan di 'Offshore' Mahakam
PIEP merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 71,09% pada Maurel & Prom (M&P). Salah satu aset yang dikelola oleh M&P berada di Venezuela.
M&P memiliki saham 50% Iberoamerica Petroregional (Urdaneta West), dengan 40% produksinya atau sekitar 32% bersih bagi M&P. Kemudian juga ikut kelola Blok 70/80 melalui Legopetrol melalui integra dengan kepemilikan saham 10% dengan produksi 26,35% dan jatah bagi M&P sebesar 2.635%.

