95% Jaringan XLSmart (EXCL) di Aceh Pulih, Layanan Telekomunikasi Mulai Normal Pascabanjir
Poin Penting
|
ACEH TAMIANG, investortrust.id - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mencatat 95% jaringan telekomunikasi di Aceh telah pulih pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Pemulihan ini memungkinkan layanan komunikasi dan akses informasi kembali berjalan stabil bagi masyarakat terdampak.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menegaskan pemulihan jaringan menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas publik dan pemulihan ekonomi daerah. “Sinergi pemerintah dan sektor swasta penting agar layanan komunikasi tetap berjalan di masa darurat,” ujarnya saat meninjau Aceh Tamiang akhir pekan lalu.
Pemulihan jaringan dilakukan melalui koordinasi intensif antara XLSmart dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi). Upaya ini mencakup perbaikan infrastruktur dan pengamanan kualitas layanan di wilayah terdampak.
Selain Aceh, jaringan XLSmart di Sumatera Utara hampir 100% pulih, sementara di Sumatera Barat telah normal sepenuhnya. Perusahaan menyebut bahwa kondisi ini mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di kawasan tersebut.
Baca Juga
Seskab Teddy Ungkap Prabowo Kirim Helikopter Pribadi untuk Gubernur Aceh saat Bencana Sumatra
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart Merza Fachys menyebut pemulihan jaringan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menjaga keterhubungan masyarakat di masa kritis. “Pemulihan cepat berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi warga,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (30/12/2025).
Selain jaringan telekomunikasi, XLSmart juga menyalurkan bantuan air bersih dan berencana membangun sumur bor di wilayah yang mengalami krisis air. Bantuan ini membantu meringankan beban warga selama masa pemulihan pascabencana.
XLSmart melalui Majelis Taklim XLSmart (MTXLSMART) juga menyalurkan bantuan logistik dan dukungan psikologis bagi anak penyintas banjir. Sinergi dengan pemerintah diharapkan mempercepat pemulihan berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

