DHL Buka Dua 'Service Point' Baru di Jawa Timur
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Seiring peran Jawa Timur yang kian melesat sebagai pusat perdagangan internasional, DHL Express Indonesia (DHL) meresmikan dua service point di Surabaya dan Malang.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor provinsi ini menembus lebih dari US$ 16,9 miliar pada paruh pertama 2025, menandakan lonjakan permintaan terhadap layanan logistik internasional.
Ekspansi ini mengikuti peresmian DHL Express Surabaya Gateway dan Service Center terbaru. Service point Basuki Rahmat, yang berlokasi di Gedung Japfa Indoland, Jalan Jenderal Basuki Rahmat. Sementara itu, Service Point baru di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Klojen, Malang, kini lebih dekat dengan area perkantoran, fasilitas publik, dan komunitas akademik.
“Perdagangan global kini bukan lagi sekadar mimpi, ini adalah bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad dalam siaran pers, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga
DHL Express Resmikan Surabaya Gateway and Service Centre, Dorong Daya Saing Jawa Timur
Ia pun menekankan potensi besar Jawa Timur. “Surabaya dan Malang bukan sekadar kota, keduanya adalah pusat inovasi. Service point ini kami hadirkan sebagai pintu gerbang bagi UMKM, mahasiswa, dan wirausahawan untuk terhubung langsung dengan dunia," kata dia.
Inisiatif ini juga sejalan dengan DHL Group Strategy 2030, yang mendorong pertumbuhan dan membuka peluang bagi bisnis serta komunitas untuk berkembang di pasar global.
Baca Juga
DHL Express dan UOB Indonesia Bersinergi Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Melalui Layanan Go Green Plus
Ahmad menjelaskan Service Point Basuki Rahmat Surabaya memperkuat akses pengiriman internasional dengan waktu pasti di kawasan bisnis utama kota. Keberadaan Service Point Jaksa Agung Suprapto Malang juga menghadirkan layanan DHL Express lebih dekat kepada para pelaku usaha, mahasiswa, dan komunitas yang membutuhkan konektivitas global.
"Ekspansi ini menjawab meningkatnya kebutuhan UMKM dan pengiriman internasional di wilayah Jawa Timur," pungkasnya.

