Trafik Tol Bocimi Diramal Naik 20% dari Lalin Normal pada Nataru
Poin Penting
|
BOGOR, investortrust.id – PT Trans Jabar Tol (TJT) memperkirakan lalu lintas di ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) akan mengalami kenaikan sekitar 20% selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
General Manager Operation TJT, Said Sudiarto mengungkapkan, total trafik di Tol Bocimi berkisar 35.000–40.000 kendaraan per hari pada Nataru periode sebelumnya.
“Trafik (Nataru 2024/2025) itu kita perkirakan kisaran sampai dari 35.000 sampai 40.000 kendaraan per hari,” katanya dalam media visit di kantornya, Plaza Gerbang Tol Caringin Utama, Kabupaten Bogor, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga
Ditargetkan Rampung Pertengahan 2026, Proyek Bocimi Seksi 3 Capai 66%
Menurut Said, lalu lintas harian rata-rata (LHR) di Tol Bocimi berada di level 25.000–26.000 kendaraan pada hari kerja alias weekdays. Pada akhir pekan, lanjutnya, LHR melonjak jadi 32.000–35.000 kendaraan. “Senin sampai Kamis itu masih datar. Jumat mulai naik, Sabtu tertinggi, Minggu turun, Senin langsung datar lagi,” tutur Said.
Dikatakan Said, arus puncak mudik Nataru 2025/2026 menuju Sukabumi jatuh ada 25–28 Desember 2025. Sementara arus balik menuju Jakarta, lanjutnya, jatuh pada 3–4 Januari 2026.
Terpisah, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan, Tol Ciawi–Sukabumi sepanjang 26,4 km diprediksi mengalami kenaikan volume kendaraan pada periode Nataru. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah menginstruksikan operator untuk memperkuat pelayanan, termasuk pendirian Posko Nataru di Gerbang Tol (GT) Parungkuda KM 72+780 sebagai pusat pengawasan dan manajemen insiden.
Kepala BPJT, Wilan Oktavian menjelaskan, rekayasa lalu lintas di ruas tersebut akan bergantung pada kondisi lapangan. “Khusus Tol Ciawi–Sukabumi tidak diberlakukan skenario contra-flow. Sebagai gantinya, diterapkan manajemen traffic antara GT Parungkuda yang dikombinasikan dengan GT Cigombong,” kata Wilan dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga
Kemenhub Ramal Ada Simpul Kemacetan Baru di Tol Bocimi Saat Nataru 2025/2026
Ia menambahkan, kebijakan tersebut dipengaruhi pekerjaan penambahan lajur di jalur B km 43–46 yang belum dapat digunakan. Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan pribadi, kata Wilan, BPJT juga menerapkan pembatasan angkutan barang pada 19, 20, 24, 28, 29 Desember 2025, serta 4 Januari 2026.
"Kami memastikan seluruh layanan operasional dipersiapkan optimal, termasuk kesiapan mobil derek, ambulans, rescue unit, serta peralatan darurat. Pengguna jalan diimbau memanfaatkan layanan darurat resmi seperti CallCenter 14080 atau nomor darurat BUJT setempat untuk penanganan insiden sepanjang periode libur Nataru," pungkas Wilan.

