Sambut Indonesia-EU CEPA, Mendag Ajak Kadin Garap Pasar Uni Eropa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk melirik pasar Uni Eropa (UE), terutama dengan telah terselesaikannya perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I=EU CEPA) secara substansial.
Mendag mengajak pelaku usaha yang dinaungi Kadin Indonesia untuk menjajal pasar UE sambil mendorong daya saing produk Indonesia di pasar ekspor. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber pada sesi Diskusi Bersama Menteri Perdagangan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia yang bertajuk “Kadin Bergotong Royong Memperluas Lapangan Kerja untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia.
“Tugas kita adalah mengisi pasar UE yang besar. Hal yang terpenting adalah produknya memang sudah siap karena kami ingin mengejar masuk ke pasar UE. Intinya, kita harus siap bersaing dan kami mengajak anggota Kadin yang sudah siap mengisi pasar di UE untuk berpartisipasi,” kata Mendag dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Selasa (2/12/2025).
Menurut Mendag Budi, naskah perjanjian Indonesia-EU CEPA direncanakan untuk ditandatangani secepatnya pada awal 2026. Ia mengharapkan implementasi perjanjian tersebut dapat dimanfaatkan para pelaku usaha Indonesia dengan baik, termasuk para anggota Kadin Indonesia.
Ia mengusulkan agar para anggota Kadin Indonesia ikut serta dalam presentasi produk dan kurasi (pitching) bersama para perwakilan perdagangan (perwadag) RI yang bertugas di Uni Eropa. Sesi pitching ini dapat dijalankan secara virtual melalui aplikasi konferensi video antara para perwadag dan para pelaku usaha anggota Kadin.
“Melalui business matching secara daring, para perwadag RI di Uni Eropa akan mencarikan pembeli di 27 negara dan akan berkoordinasi dengan KBRI negara-negara setempat untuk memperlancar pencarian pasar. Kadin dapat mengidentifikasi teman-teman yang ingin ekspor ke Uni Eropa, lalu silakan datang dan presentasi ke kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengapresiasi gagasan Mendag Busan. Ia meyakini fasilitasi Kemendag untuk Kadin dapat mendorong upaya peningkatan ekspor ke Uni Eropa.
Baca Juga
Menko Airlangga Berharap Kadin Indonesia Persiapkan Diri Hadapi IEU-CEPA
"Kami di Kadin all out. Kami fokus di Rapimnas ini untuk membuka lapangan pekerjaan, dan itu bisa tercipta melalui perdagangan dan investasi. Kami juga akan memaksimalkan berbagai perjanjian CEPA dan Free Trade Agreement (FTA) yang dimiliki Indonesia,” imbuh Anindya.
Dalam Rapimnas Kadin kali ini, Kemendag juga menjalin kerja sama peningkatan kinerja perdagangan dengan Kadin. Kerja sama itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Mendag Budi bersama Anindya Bakrie dan menjadi upaya sinergi Kemendag dan dunia usaha untuk meningkatkan kinerja perdagangan.
MoU yang ditandatangani ini mencakup kerja sama pertukaran data dan informasi, pengembangan sumber daya manusia di bidang perdagangan, pemberdayaan pelaku usaha dan pelaku UMKM bidang perdagangan, penguatan bursa komoditas dan bursa berjangka dalam negeri, sistem resi gudang dan pasar lelang komoditas, pemanfaatan perjanjian perdagangan internasional, hingga penguatan pasar produk nasional.

