8 Kontainer Impor Zinc Powder Terkontaminasi Cesium-137, Operasional Perusahaan Dihentikan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cesium-137 Bara Krishna Hasibuan menyebutkan, terdapat 8 kontainer berisi zinc powder terbukti terkontaminasi Cesium-137 atau CS-137.
Bara menjelaskan, 8 kontainer tersebut dihentikan oleh pihak otoritas pelabuhan Tanjung Priuk agar ditahan dan tidak dapat masuk ke dalam negeri. Berdasarkan hasil penelusuran, kontainer tersebut berasal dari Angola, Afrika.
"Saat ini ke-8 kontainer tersebut ditahan, sambil menunggu selesainya proses administrasi untuk dilakukan re-ekspor," ucap Bara saat konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).
Bara mengungkapkan, hal ini merupakan kejadian yang keempat kalinya pihak otoritas di pelabuhan Tanjung Priuk berhasil mencegah masuknya kontainer berisi barang yang terkontaminasi Cs137. Produk yang diimpor selama empat kali tersebut adalah zinc powder.
Bara menjelaskan, 8 kontainer tersebut dihentikan oleh pihak otoritas pelabuhan Tanjung Priuk agar ditahan dan tidak dapat masuk ke dalam negeri. Berdasarkan hasil penelusuran, kontainer tersebut berasal dari Angola, Afrika.
"Saat ini ke-8 kontainer tersebut ditahan, sambil menunggu selesainya proses administrasi untuk dilakukan re-ekspor," ucap Bara saat konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).
Bara mengungkapkan, hal ini merupakan kejadian yang keempat kalinya pihak otoritas di pelabuhan Tanjung Priuk berhasil mencegah masuknya kontainer berisi barang yang terkontaminasi Cs137. Produk yang diimpor selama empat kali tersebut adalah zinc powder.
"Importasi tempat pengapalan tersebut dilakukan oleh perusahaan yang sama, yaitu PT. Luckione Environmental Science Indonesia, sebuah perusahaan peleburan logam yang juga berlokasi di kawasan modern industri Cikande," terangnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Satgas akan mengambil tindakan tegas kepada PT. Luckione Environmental Science Indonesia karena telah melakukan importasi produk yang terkontaminasi Cs137 secara berulang kali.
"Satgas melalui Kemen LKH dalam hal ini Deputi Penegakkan Hukum di Kemen LKH, atas rekomendasi Bapeten, sedang mengambil langkah tegas agar perusahan tersebut dihentikan sementara kegiatan usahanya sambil pemerintah selesai melakukan audit lingkungan terhadap perusahaan tersebut," ungkap Bara.

