Pemerintah Kejar Pertumbuhan Nilai Ekonomi Digital Rp3.216 Triliun di 2027
JAKARTA, Investortrust.id - Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah menyebut pemerintah menargetkan pertumbuhan nilai ekonomi digital di Indonesia mencapai Rp3.216 triliun pada tahun 2027.
Menurut Siti Azizah, ekonomi digital Indonesia memiliki valuasi nilai sebesar Rp1.408 triliun di tahun 2022.
Baca Juga
Perlu Dimanfaatkan UMKM, Ekonomi Digital RI Melambung 68,83% Jadi USD 130 Miliar
"Di masa depan ekonomi digital Indonesia akan meningkat 2,5 kali lipat (18% CAGR) pada tahun 2027 dengan nilai Rp3.216 triliun," ungkap Siti Azizah.
Lebih lanjut, Siti Azizah juga menyebutkan pasar digital domestik harus dilindungi karena 44% pangsa pasar asing ada di Indonesia tahun 2022 kemarin.
"Salah satu bentuk pelindungan dan pemberdayaan bagi UMKM Indonesia pada era digitalisasi adalah belanja negara 40% Pengadaan Barang dan Jasa untuk UMKM, serta kerjasama UMKM rantai pasok BUMN/Industri," tutur Siti Azizah.
Kerja Sama antara UMKM dan Industri
Siti Azizah mengungkapkan Kemenkop UKM akan menjalin kerjasama dengan delapan perusahaan besar sepanjang tahun 2021-2024, untuk menampung hasil produksi pelaku UMKM di Tanah Air.
"Hingga November 2023 telah terjalin 7 kerjasama atau MoU yang sudah terlaksana," ungkap Siti Azizah.
Ketujuh perusahaan tersebut adalah IKEA, Uniqlo, Gramedia, Lulu Hypermart, Marriot Indonesia, AEON Indonesia dan PT. Tradio Niaga Indonesia (Andalin).
Baca Juga
Kemenkominfo Prioritaskan 6 Sektor Ini Demi Dukung Percepatan Ekonomi Digital
Sebagai catatan tambahan, Siti Azizah menyebutkan 585 UMKM juga telah menjalin kemitraan dengan perusahaan besar secara mandiri.
"585 UMKM telah menjalin kemitraan dengan perusahaan besar, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,53 miliar," terang Siti Azizah. (CR-1)

