Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Dikebut, Target Rampung Maret 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah terus mengebut pembangunan lebih dari 80 ribu gedung Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, per hari ini, sedang dibangun sebanyak 7.923 gedung Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga telah mengantongi belasan ribu data tanah yang telah terinventarisir, sebagai calon lokasi gedung Koperasi Merah Putih.
"Dari belasan ribu itu kita verifikasi faktual, kesesuaian lahan, kemudian status dan lain sebagainya. Sehingga dari situ setelah verifikasi faktual, dilakukan proses pembangunan gudang gerai. Jadi ada 7.923 yang sedang dibangun, semuanya, gudang, gerai-gerai," kata Ferry saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Ferry optimistis proses pembangunan gedung-gedung Koperasi Merah Putih masih on track sesuai target. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan agar pembangunan seluruh gedung Koperasi Merah Putih yang total sejumlah lebih dari 80 ribu bakal rampung pada Maret 2026 mendatang.
Ia membeberkan, pemerintah memproyeksikan sampai dengan akhir November ini akan masuk sebanyak 40.000 data tanah yang kemudian akan dilakukan verifikasi. Dari 40.000 data tersebut, Ferry menyebut pemerintah memperkirakan akan memulai proses pembangunan sebanyak 20.000 gedung Koperasi Merah Putih.
Kemudian pada bulan Desember, lanjut Ferry, ditargetkan akan masuk sebanyak 80.000 data tanah calon lokasi Koperasi Merah Putih. Ia mengatakan pemerintah membidik akan membangun sebanyak 40-50 ribu gedung Koperasi Merah Putih di bulan Desember. Sehingga pada bulan Januari 2026, dapat dibangun serentak lebih dari 80 ribu gedung Koperasi Merah Putih.
"Kita perkirakan Insyaallah bulan Maret 2026 itu bisa selesai bangunan fisik, gudang-gudang, dan gerai dan sarana pendukungnya," jelas Ferry.
Baca Juga
Menteri Ferry Sudah Bayar 'DP' ke Agrinas untuk Bangun Gedung Koperasi Merah Putih
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Salah satu poin penting dalam instruksi ini, yaitu Prabowo menugaskan secara khusus PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk membangun KDKMP. Aturan ini dikeluarkan pada 22 Oktober 2025.
“Menugaskan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk melaksanakan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP,” tulis beleid tersebut diakses, Selasa (28/10/2025).
Dalam aturan tersebut, menteri keuangan mendapat mandat untuk memberikan fasilitas dan dukungan teknis penganggaran untuk pemenuhan percapatan pembanguan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Kementerian Keuangan juga diminta memberikan penyaluran dana alokasi umum (DAU) atau dana bagi hasil (DBH) atau dana desa untuk pembayaran seluruh kewajiban yang timbul atas percepatan pembangunan dan keterserdiaan pasokan KDKMP.
“Memberikan penempatan dana pada himpunan bank milik negara dan Bank Syariah Indonesia sebagai sumber likuiditas dalam rangka pembiayaan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dengan limit maksimal Rp 3 miliar per unit gerai KDKMP dan tenor enam tahun,” tulis aturan tersebut.

