Isuzu Siapkan Investasi Baru di Indonesia hingga 2030, Nilainya Segini
JAKARTA, investortrust.id – Isuzu Motors Limited mempertegas komitmennya terhadap pasar Indonesia sebagai salah satu wilayah strategis di Asia Tenggara. Perusahaan otomotif asal Jepang tersebut menyatakan siap menambah investasi dalam lima tahun ke depan, sejalan dengan peta jalan transformasi bisnis global Isuzu Transformation – Growth to 2030 (IX).
General Manager Regional Management Office International Sales Division Isuzu Motors Limited Makoto Goto mengatakan, langkah ini bertujuan menggeser peran Isuzu dari sekadar produsen kendaraan niaga menjadi penyedia solusi mobilitas lengkap. “Kami tidak cukup hanya melanjutkan apa yang ada sekarang. Isuzu membutuhkan model bisnis baru dan siap meningkatkan investasi hingga tahun 2030,” ujar Goto di Yokohama, Jepang, Selasa (4/11/2025).
Baca Juga
Isuzu Pamer Konsep Kendaraan Masa Depan di Japan Mobility Show 2025
Menurut Goto, Indonesia memiliki peran penting dalam rantai bisnis Isuzu berkat kapasitas manufaktur yang kuat dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Saat ini, pasar Indonesia berkontribusi hampir 50% dari penjualan kendaraan niaga Isuzu di kawasan ASEAN.
Selain itu, Indonesia telah menjadi basis ekspor Isuzu TRAGA sejak 2019, dengan total lebih dari 32 ribu unit dikirim ke 10 negara. Dalam roadmap Growth to 2030, Isuzu memprioritaskan pengembangan tiga bidang utama, yakni solusi mengemudi otonom, layanan terhubung, dan solusi netralitas karbon.
Penguatan bisnis konvensional tetap menjadi fondasi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan pendapatan. Goto menambahkan, Indonesia berpotensi menjadi pusat inovasi dan produksi Isuzu di Asia, terutama untuk mendukung kebutuhan sektor logistik, agrikultur, dan layanan publik yang terus berkembang.
Baca Juga
Net Buy Berlanjut Rp 305,08 Miliar, Asing Borong TLKM dan BBCA
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai agen pemegang merek Isuzu di Indonesia menyambut dukungan investasi tersebut. “Kami bangga telah menjadi bagian dari pertumbuhan Isuzu di Indonesia selama lebih dari 50 tahun. IAMI akan terus mendukung strategi global Isuzu dengan memperkuat produk, layanan, dan jaringan distribusi,” kata President Director IAMI, Masayasu Hideshima.
Isuzu menargetkan penjualan bersih global mencapai 6 triliun yen dengan margin operasional di atas 10% pada tahun fiskal 2031. Dengan kontribusi kuat dari pasar Indonesia, perusahaan optimistis dapat mempertahankan posisi sebagai pemain utama di industri kendaraan niaga global.

