Bagikan

Optimisme Dagang Bikin 'Safe Haven' Kehilangan Daya Tarik, Harga Emas Antam (ANTM) Turun

Poin Penting

Harga emas Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2,267 juta per gram pada Rabu (29/10/2025).
Penurunan dipicu meredanya ketegangan dagang AS–Tiongkok dan fokus investor ke keputusan The Fed.
Harga emas global juga turun 0,70% ke US$ 3.952,87 per ons, terendah dalam tiga minggu.

JAKARTA, investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (29/10/2025) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,267 juta atau turun Rp 15.000 dari Selasa (28/10/2025) Rp 2,282 juta per gram seiring meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai. Sementara itu, perhatian investor kini tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan minggu ini.

Adapun harga emas Antam tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,487 juta per gram yang dicetak pada Selasa 21 Oktober 2025.
 

Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,132 juta atau turun Rp 15.000 dari sebelumnya Rp 2,147 juta.

Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang merosot ke level terendah dalam 3 minggu pada Selasa (29/10/2025),  Harga emas spot tercatat turun 0,70% menjadi US$ 3.952,87 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 6 Oktober. Sementara itu, emas berjangka AS turun 0,9% dan ditutup pada US$ 3.983,1 per ons.

Baca Juga

Antam (ANTM) Cetak Lonjakan Laba 197% Ditopang Emas dan Nikel  

Emas yang dikenal sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian, sempat melonjak lebih 51% sepanjang tahun ini. Kenaikan itu dipicu ketegangan geopolitik, perang dagang, dan ekspektasi penurunan suku bunga AS. Namun, kini reli tersebut mulai melemah seiring optimisme pasar terhadap kemajuan diplomasi perdagangan dua ekonomi terbesar dunia itu.

Pejabat ekonomi tinggi dari kedua negara dikabarkan telah menyelesaikan kerangka kesepakatan awal yang akan ditinjau oleh kedua kepala negara dalam pertemuan puncak pada Kamis (30/10/2025) mendatang. Harapan tercapainya kesepakatan tersebut mendorong sentimen positif di pasar saham global.

Indeks utama Wall Street pun dibuka pada rekor tertinggi pada Selasa, menandakan meningkatnya selera risiko investor.

Di tengah optimisme perdagangan, investor kini menanti hasil rapat kebijakan 2 hari Federal Reserve yang akan berakhir Rabu (30/10/2025). Bank sentral AS itu diperkirakan memangkas suku bunga sebesar 0,25 poin persentase untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Karyawan memperlihatkan emas atau logam mulia di Galeri 24 milik Pegadaian, di Jakarta, Rabu (1/10/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal ()
Source:

Namun, prospek harga emas tetap belum pasti. Beberapa analis menilai penurunan suku bunga dapat memberikan dukungan jangka pendek bagi emas, sementara yang lain memperingatkan potensi koreksi lebih lanjut.

Baca Juga

Harga Emas Jatuh di Bawah US$ 4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Pertemuan tahunan London Bullion Market Association (LBMA) memproyeksikan harga emas dapat mencapai US$ 4.980 per ons dalam 12 bulan ke depan. Sebaliknya, Citi dan Capital Economics justru memangkas proyeksi mereka pada awal pekan ini, mencerminkan pandangan pasar yang terpecah.

Berikut harga emas Antam hari ini:

- Emas 0,5 gram: Rp 1,183 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,267 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,474 juta
- Emas 3 gram: Rp 6,686 juta
- Emas 5 gram: Rp 11,110 juta
- Emas 10 gram: Rp 22,165 juta
- Emas 25 gram: Rp 55,287 juta
- Emas 50 gram: Rp 110,495 juta
- Emas 100 gram: Rp 222,412 juta
- Emas 250 gram: Rp 552,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,103,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,207,600 miliar.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024