Bagikan

Pemerintah Targetkan Realisasi Investasi Rp 13.032 Triliun untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8% 

Poin Penting

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% dalam lima tahun ke depan, dengan realisasi investasi sebesar Rp 13.000 triliun.
Realisasi investasi nasional tahun 2024 mencapai Rp 1.714 triliun, sementara pada 2025 pemerintah menargetkan Rp 1.905 triliun. Hingga kuartal III 2025, capaian investasi sudah mencapai 75% dari target, dengan pertumbuhan tahunan di kisaran 13–14%.
Wamen Investasi Todotua Pasaribu menegaskan pentingnya memperkuat perizinan, kebijakan fiskal strategis, dan stabilitas keamanan bisnis. Pemerintah juga berkomitmen menekan praktik premanisme yang mengganggu dunia usaha guna menjaga kepercayaan investor dan menciptakan investasi yang kompetitif serta berkelanjutan

JAKARTA, investortrust.id - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% dalam lima tahun mendatang. Untuk mencapai target ambisius tersebut, investasi dinilai menjadi salah satu pilar utama penopang ekonomi, di samping konsumsi domestik dan ekspor.

Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu menjelaskan, kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 26–30%, sehingga perannya sangat krusial dalam mendorong percepatan ekonomi. Pemerintah menargetkan realisasi investasi 13.032 triliun agar pertumbuhan ekonomi 8% tercapai. 

“Investasi ini memang sangat penting untuk kita dorong dalam rangka mencapai target pertumbuhan 8%. Berdasarkan perhitungan Bappenas, kontribusi investasi sekitar 26–30%, sehingga kita menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 13.000 triliun dalam lima tahun ke depan,” ujar Todotua dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga

MBG Bakal Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja, Prabowo Yakin Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%  

Dia menerangkan, selama dua pemerintahan terakhir, Indonesia telah membukukan realisasi investasi sebesar Rp 9.200 triliun dalam kurun waktu 10 tahun. Pemerintah kini berupaya meningkatkan capaian tersebut secara signifikan di periode 2025-2029, yaitu Rp 13.032 triliun.

Pada 2024, target realisasi investasi nasional sebesar Rp 1.650 triliun berhasil terlampaui dengan capaian Rp 1.714 triliun. Sementara untuk tahun 2025 ini, pemerintah menargetkan angka realisasi investasi sebesar Rp 1.905 triliun.

“Alhamdulillah, hingga kuartal III tahun ini, realisasi investasi sudah mencapai sekitar 75% dari target, dan kami optimistis angka tersebut bisa tercapai hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Menurut Todotua, pertumbuhan investasi nasional juga menunjukkan tren positif, dengan laju pertumbuhan di kisaran 13%-14% per tahun. Dia menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk menjaga momentum tersebut.

Baca Juga

Pemerintah Siapkan 50 Kota Baru untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8%

Kendati demikian, Todotua menyoroti masih adanya sejumlah tantangan klasik yang perlu diatasi agar iklim investasi Indonesia semakin kompetitif dan berkelanjutan. 

“Tantangan utama adalah bagaimana menciptakan investasi yang berdaya saing dan berkelanjutan. Ada tiga hal fundamental yang harus terus diperkuat, yaitu pelayanan perizinan dan regulasi, kebijakan fiskal yang strategis, serta iklim investasi yang kondusif,” paparnya.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan bisnis, termasuk menghilangkan praktik premanisme yang dapat mengganggu dunia usaha.

Menurutnya, iklim investasi yang kondusif sangat penting. Gangguan seperti maraknya premanisme bisa merusak kepercayaan investor.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024