Hyundai Motors Beli Pabrik General Motors di India
JAKARTA, investortrust.id- Unit bisnis Hyundai Motor Co di India dilaporkan akan membeli pabrik mobil milik General Motors (GM) di Talegaon, negara bagian Maharashtra, India. Aksi bisnis ini dilaporkan akan meningkatkan produksi Hyundai secara signifikan. Penjualan ini juga menjadi bagian dari strategi GM, Kerajaan otomotif milik negeri Paman Sam untuk keluar dari negeri Bollywood.
Langkah bisnis ini merupakan bagian dari strategi Hyundai untuk meningkatkan kapasitas produksi kumulatifnya menjadi satu juta unit per tahun. Saat ini produksi Hyundai dilaporkan berkisar 820.000 unit.
Seperti dilaporkan berbagai media internasional, Hyundai akan meningkatkan infrastruktur pabrik baru ini untuk bisa beroperasi tahun 2025. Pabrik yang berlokasi di Talegon, India ini punya kapasitas produksi sekitar 130.000 unit per tahun.
Sejauh ini, Hyundai merupakan perusahaan otomotif terbesar kedua di India dari sisi nilai. Meski demikian, baik Hyundai maupun General Motors tak membuka nilai transaksi yang disepakati.
Kesepakatan bisnis ini akan mempercepat rencana General motor keluar dari India. Sebelumnya, GM telah berhenti menjual mobil untuk pasar India sejak tahun 2017. Penghentian dilakukan setelah penjualan GM terus menurun dari tahun ke tahun.
Rencana GM untuk benar-benar keluar dari India ternyata tidak mudah. Berbagai persoalan terus mengadang rencana raksasa otomotif AS itu.Selain perselisihan hukum dengan pekerja, upaya menemukan pembeli ternyata tidak mudah.
Pada tahun 2019, GM dilaporkan sempat menyetujui penjualan pabrik tersebut kepada Great Wall Motor asal Tiongkok. Nemun negosiasi kedua pihak kandas setelah upaya mendapatkan persetujuan berdasarkan regulasi India tidak tercapai. New Delhi dilaporkan menerapkan aturan ketat terhadap investasi asal Tiongkok.

