Bahlil Ungkap Lifting Minyak Capai Target APBN 2025, Pertama Kali Sejak 2008
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, untuk pertama kalinya sejak 2008 realisasi lifting minyak nasional berhasil mencapai target 2025. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu swasembada energi.
Bahlil memaparkan, target lifting minyak yang tercantum dalam APBN 2025 adalah 605.000 barrel oil per day (BOPD). Sementara, realisasi lifting minyak per Oktober 2025 telah mencapai 607.000 BOPD.
"Sudah sejak 2008, lifting minyak kita belum pernah mencapai target APBN, dan alhamdulillah di 2025 target APBN kita sebesar 605.000 barrel per day. Per bulan Oktober realisasi lifting minyak kita sudah mencapai 607.000 barrel per day. Artinya target APBN kita sudah mencapai target," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Sebagai pembanding, target lifting minyak 2024 sebesar 635.000 BOPD. Namun, realisasi lifting minyak pada tahun lalu hanya sekitar 580.000 BOPD. Bahlil pun mengungkapkan strateginya dalam mengerek lifting minyak nasional pada 2025 ini.
"Hal ini kita lakukan dengan pola, dua hal. Yang pertama kita tahu bahwa sumur-sumur kita ini sudah banyak sumur-sumur tua. Maka apa yang kita lakukan, pertama adalah kita mengoptimalkan sumur-sumur ini dengan teknologi, dengan metode-metode pengeluaran yang lebih modern," bener Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil menyebutkan strategi yang kedua adalah dengan melakukan percepatan-percepatan terhadap sumur-sumur yang sudah selesai plan of development (POD). Dia mengungkap bahwa selama ini ada sumur-sumur yang sudah selesai POD 10-15 tahun, tetapi tidak dikembangkan.
"Di sisi yang lain adalah kita melakukan Percepatan lelang dari 70 lebih cekungan yang ada, dan arahan Bapak Presiden untuk sumur-sumur minyak ini jangan hanya dikelola kelompok-kelompok usaha besar, tapi melibatkan rakyat sebagai bentuk daripada implementasi Pasal 33 UUD 1945," tegas Bahlil

